
Aceh Tengah,SCNews.co.id. – Akses Jalan Nasional yang menghubungkan Takengon dengan Kecamatan Bintang lumpuh total akibat material longsor yang menutup seluruh badan jalan. Sebagai respon cepat, pemerintah daerah menurunkan dua unit ekskavator untuk membuka jalur darurat dan memulihkan konektivitas antarwilayah.
Dua ekskavator tersebut dikerahkan dari dua arah berbeda: satu dari jalur Kebayakan–Bintang dan satu lagi dari jalur Takengon–Bintang. Kedua jalur ini merupakan akses vital yang menghubungkan puluhan desa di Kecamatan Kebayakan, Lut Tawar, dan Bintang.
Alat berat yang bekerja dari arah Takengon–Bintang dilaporkan terus bergerak maju dan pada 30 November 2025 telah mencapai area Desa Rawe, tepatnya di sekitar wilayah Pagar Merah. Progres ini diharapkan dapat mempercepat pembukaan jalur utama yang selama tiga hari terakhir terputus total.
Di sisi lain, pembersihan jalur dari arah Kebayakan juga terus dilakukan untuk memastikan distribusi bantuan dapat segera menjangkau kawasan yang terisolasi. Jalur ini nantinya juga akan membuka kembali akses antara Kecamatan Bintang dan Kecamatan Lingge, yang hingga kini belum menerima bantuan sama sekali akibat terputusnya hubungan darat.
Pemerintah meminta masyarakat tetap waspada dan bersabar karena proses pembersihan material longsor bergantung pada kondisi cuaca dan kontur tebing yang masih labil.
Redaksi
Tidak ada komentar