Desa Camp Permata Bener Meriah Menjadi Pusat Perdagangan Minyak

ADMIN
9 Des 2025 03:42
PERISTIWA 0 85
2 menit membaca

Bener Meriah,SCNewd.co.id. -Kampung Seni Antara yang lebih di kenal Camp Permata menjadi pusat perdagangan paling krusial dan dituju pasca bencana longsor dan banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Bener Meriah.

Pasca bencana yang terjadi, jalur KKA dari Aceh Utara menuju Kabupaten Bener Meriah tepat Camp Permata Kampung Seni Antara tidak begitu Parah, roda dua dan roda 4 masih bisa melalui nya.

Berbeda dengan jalur Camp Permata menuju Buntul Kecamatan Permata rusak parah, jalan putus dan tertimpa longsor.

Termasuk Camp Permata Kampung Seni Antara sendiri di terjang banjir bandang dan tanah longsor

10 hari pasca bencana, ribuan orang berduyun duyun menuju Camp Permata untuk membeli BBM jenis Pertamax, beras, telor dan ikan asin dan sembako lainnya.

Tidak tanggung tanggung ribuan manusia yang datang untuk berbelanja, dari Buntul Kecamatan Permata parkirkan sepeda motor kemudian dengan selama 3 jam menempuh dengan mendaki bukit dengan jalan yang putus dan tertimbun longsor menuju Camp Permata.

Hasil dari pantauan harga di Camp Permata oleh awak media, pertamax di jual dengan harga bervariasi mulai dari 20.000 sampai 23.000 perliter tergantung kesepakatan, Dexlite dan beras 15kg di harga 270.000, Telor di harga 80.000, minyak makan 25.000.

Bukan hanya pembeli sembako, para pengungsi, para perantau, supir mobil cabe, pekerja bangunan dan agen penyumplai cabe menggunakan Camp Permata sebagai akses keluar dari Bener Meriah untuk kirim barang dan pulang Kampung.

Saat ini Camp Permata menjadi pusat perdagangan dan terminal transportasi ke Aceh Utara selanjutnya menuju daerah masing-masing yang di tuju.

 

Redaksi

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *