Kereta Ku Di Gondol Maling: Jalan Sunyi Pencuri Beraksi. 

ADMIN
17 Jan 2026 01:21
2 menit membaca

Takengon, SCNews.co.id — 17 Januari 2026.Maraknya aksi pencurian sepeda motor di seputaran Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah, kian meresahkan masyarakat. Kondisi ini menambah kecemasan warga yang hingga kini masih berupaya bangkit dari trauma pascabencana.

Kesedihan mendalam dialami seorang bapak 57 Tahun warga Desa Pedemun, Kecamatan Lut Tawar. Belum lama berusaha memulihkan kehidupan perekonomian keluarganya akibat dampak bencana, kini ia kembali harus menelan pil pahit setelah sepeda motor yang setiap hari menemaninya raib digondol maling.

Peristiwa pencurian itu terjadi di Dusun Angkip, Desa Pedemun, tepatnya di pinggir Jalan Angkip–Kenawat. Sepeda motor yang selama bertahun-tahun biasa diparkir di lokasi tersebut tanpa menimbulkan kecurigaan, mendadak hilang tanpa jejak.

Korban baru menyadari kehilangan itu saat pulang dari sawah pada Jumat 16/1/2026.sekitar pukul 15.00 WIB. Saat tiba di lokasi parkir, sepeda motor yang ditinggalkannya sudah tidak berada di tempat.

“Biasanya motor itu saya parkir di situ, tidak pernah terjadi apa-apa. Tapi saat pulang dari sawah, motor sudah tidak ada dan saya sangat kaget,” ujar korban dengan nada pilu.

Ia pun berharap adanya kepedulian dari semua pihak, baik aparat kepolisian maupun masyarakat sekitar. “Saya memohon bantuan kepada pihak kepolisian dan masyarakat. Jika ada yang melihat kendaraan mencurigakan dengan ciri-ciri yang saya sebutkan, mohon kiranya dapat menghubungi saya di Desa Pedemun,” tambahnya.

Adapun sepeda motor yang hilang berjenis Honda GL Pro Notex tahun 1997, warna hitam, dengan nomor polisi BL 5059 PV, nomor mesin WABAR1015770, dan nomor rangka MH1WABA19VK015435. Kendaraan tersebut diduga kuat dicuri oleh pelaku yang hingga kini belum diketahui identitasnya.

Kasus ini menambah daftar panjang pencurian kendaraan bermotor di wilayah Kecamatan Lut Tawar. Warga berharap aparat penegak hukum dapat meningkatkan patroli dan pengawasan guna memberikan rasa aman serta mencegah kejadian serupa terulang.

Masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

 

Redaksi

 

 

 

 

 

 

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *