Akses Terputus, 26 Kampung Masih Terisolir:Bupati Haili Yoga Perpanjang Status Tanggap Darurat Hidrometeorologi Aceh Tengah

ADMIN
9 Jan 2026 10:46
PEMERINTAH 0 194
2 menit membaca

Takengon,SCNews.co.id — Derita warga di sejumlah wilayah Aceh Tengah akibat bencana hidrometeorologi belum berakhir. Akses jalan yang terputus, jembatan ambruk, serta cuaca ekstrem yang terus mengancam membuat 26 kampung hingga kini masih terisolir. Menyikapi kondisi darurat tersebut, Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M.Si secara resmi memperpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi.

Perpanjangan ini dituangkan dalam Keputusan Bupati Aceh Tengah Nomor 360/1/BPBD/2026 tentang Perpanjangan Kelima Masa Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi, yang berlaku selama 14 hari, terhitung mulai 9 Januari hingga 22 Januari 2026.

Keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan kondisi lapangan yang masih jauh dari kata normal. Hingga saat ini, puluhan kampung belum dapat diakses melalui jalur darat akibat ruas jalan tertimbun longsor dan jembatan yang rusak berat. Di beberapa lokasi, aktivitas warga dan distribusi bantuan hanya mengandalkan jembatan darurat berbahan kawat sling, yang rawan dan berisiko tinggi.

Tak hanya itu, keterisolasian wilayah memaksa pemerintah dan tim kemanusiaan menyalurkan sebagian bantuan logistik melalui jalur udara dengan sistem dropping, terutama ke daerah-daerah yang sama sekali tak dapat ditembus kendaraan. Kondisi ini semakin diperparah oleh curah hujan berintensitas tinggi yang masih melanda Aceh Tengah, sehingga potensi longsor dan banjir susulan terus mengintai.

Dalam ketetapan tersebut juga ditegaskan bahwa masa tanggap darurat dapat dipersingkat atau kembali diperpanjang, bergantung pada hasil kajian dan rekomendasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tengah, dengan mempertimbangkan perkembangan cuaca serta kondisi faktual di lapangan.

Seluruh pembiayaan penanganan selama masa tanggap darurat dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Tengah Tahun Anggaran 2026, serta sumber pendanaan lain yang sah sesuai ketentuan perundang-undangan.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah menegaskan komitmennya untuk mempercepat penanganan darurat, memulihkan akses transportasi, serta memastikan keselamatan dan kebutuhan dasar masyarakat terdampak tetap terpenuhi. Di tengah keterbatasan dan ancaman bencana susulan, pemerintah daerah bersama seluruh unsur terkait terus berupaya agar warga di wilayah terisolir tidak dibiarkan berjuang sendirian.

Redaksi

 

 

 

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *