Ambulans Pusling Ditemukan di Rumah Warga Langsa, Kapuskesmas Manyak Payed Keberatan Berita Terbit

ADMIN
9 Mar 2026 04:37
2 menit membaca

Aceh Tamiang,SCNews.co.id –senin 9 Maret 2026. Polemik terkait keberadaan satu unit armada mobil semi ambulans jenis Puskesmas Keliling (Pusling) milik Puskesmas Manyak Payed kembali mencuat. Kendaraan pelayanan kesehatan tersebut sebelumnya ditemukan terparkir di rumah salah satu warga di Gampong Sidodadi, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, sehingga memicu sorotan publik.

 

Temuan tersebut sempat viral setelah diberitakan oleh sejumlah media online pada 7 Maret 2026 dengan judul yang menyoroti dugaan “menghilangnya” armada ambulans Pusling milik Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang.

 

Berdasarkan informasi yang diperoleh wartawan, kendaraan tersebut disebut-sebut telah terparkir di lokasi tersebut selama kurang lebih dua minggu. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat terkait penggunaan fasilitas pelayanan kesehatan yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat.

 

Situasi semakin memanas setelah Kepala Puskesmas Manyak Payed yang akrab disapa Risma memberikan tanggapan melalui pesan WhatsApp kepada wartawan media ini pada Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 17.12 WIB.

 

Dalam pesan tersebut, ia mempertanyakan mengapa pemberitaan tetap dinaikkan meskipun sebelumnya telah dilakukan konfirmasi.

“Kok naikin beritanya bg, kan sudah konfirmasi jangan dinaikkan.

 

Kan tadi ab bilang dinaikkan,” tulisnya melalui pesan WhatsApp.

Menanggapi hal itu, wartawan kemudian menyampaikan permohonan maaf karena pemberitaan telah terlanjur diterbitkan.

 

Namun, percakapan tersebut berlanjut dengan nada yang lebih tegas dari pihak kepala puskesmas.

 

Ia menyampaikan keberatan karena merasa isi berita tidak berimbang dan tidak memuat klarifikasi yang telah ia sampaikan sebelumnya.

 

“Gak sesuai janji abang ke saya. Nominal abang gak sebutkan, konfirmasi dari saya gak dimasukkan ke berita itu. Beritanya gak berimbang. Saya mau sanggah dari berita itu, abang sudah konfirmasi ke saya. Kemana surat sanggahan saya layangkan?” tulisnya sekitar pukul 17.29 WIB.

 

Percakapan tersebut memunculkan spekulasi di kalangan publik, terutama terkait dugaan adanya permintaan agar pemberitaan tidak dipublikasikan.

 

Hingga kini, polemik mengenai keberadaan armada Pusling tersebut masih menjadi perhatian masyarakat.

Sementara itu, sejumlah pihak menilai persoalan ini perlu dijelaskan secara transparan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman publik terhadap pengelolaan fasilitas pelayanan kesehatan yang seharusnya digunakan untuk kepentingan masyarakat luas.

 

Kasus ini juga memunculkan tuntutan agar instansi terkait memberikan klarifikasi resmi mengenai alasan kendaraan operasional kesehatan tersebut berada di rumah warga di luar wilayah kerja Puskesmas Manyak Payed.

 

 

Redaksi

 

 

 

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *