BEM Pertanian UGP Nyatakan Dukungan kepada Kapolri: “Bersihkan Aceh dari Tambang Ilegal dan Korupsi”

ADMIN
15 Okt 2025 15:30
PEMERINTAH 0 435
2 menit membaca

Takengon, SCNews.co.id – 15 Oktober 2025,Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Pertanian Universitas Gajah Putih (UGP) menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas Kepolisian Republik Indonesia dalam memberantas praktik tambang emas ilegal dan tindak pidana korupsi di Provinsi Aceh.

“Kami mengapresiasi dan mendukung penuh langkah Kapolri dan jajaran kepolisian dalam memberantas tambang ilegal dan praktik korupsi yang merugikan masyarakat serta merusak lingkungan hidup di Aceh,” tegas Muliadi saat konferensi pers di kampus UGP, Rabu (15/10).

Menurut Muliadi, praktik tambang ilegal tidak hanya merusak hutan dan mencemari sungai, tetapi juga membuka ruang bagi penyelewengan anggaran dan kejahatan korupsi yang melibatkan berbagai pihak.

“Ini bukan sekadar isu lingkungan, tapi menyangkut hak rakyat Aceh atas hidup yang bersih, ekonomi yang adil, dan pengelolaan sumber daya alam yang beretika,” tambahnya.

Dalam pernyataan resminya, BEM Pertanian UGP menyampaikan empat poin sikap:

1. Mendukung penuh kebijakan Kapolri

Dalam menindak tegas jaringan tambang ilegal serta pelaku korupsi di Aceh, tanpa pandang bulu dan tanpa kompromi.

2. Meminta aparat penegak hukum bertindak profesional

Dengan menjunjung tinggi transparansi dan tidak “bermain mata” dengan pelaku kejahatan lingkungan maupun ekonomi.

3. Mengajak masyarakat untuk mengawal proses hukum

Serta terlibat aktif dalam mendukung langkah penertiban aktivitas tambang ilegal di daerah masing-masing.

4. Mendorong kolaborasi lintas sektor

Antara Polri, pemerintah daerah, lembaga hukum, dan masyarakat sipil untuk menciptakan Aceh yang bersih dari korupsi dan eksploitasi sumber daya alam.

Muliadi meyakini bahwa dengan langkah tegas dari aparat penegak hukum serta dukungan dari semua elemen masyarakat, Aceh bisa bangkit menjadi provinsi yang mandiri, adil, dan berdaulat atas kekayaan alamnya.

“Kami percaya, jika semua pihak bergerak bersama, maka Aceh akan menjadi tanah yang bukan hanya kaya, tetapi juga bermartabat. Bersih dari korupsi dan eksploitasi,” pungkasnya.

Jika Anda ingin menambahkan foto kegiatan, kutipan tokoh lain, atau ingin menyesuaikan gaya untuk media kampus, media lokal, atau rilis resmi, saya bisa bantu sesuaikan lebih lanjut.

 

Redaksi

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *