Bencana Tak Hentikan Kepedulian: 47 Anak Jalani Khitanan Massal Di Tenda Pengungsian.

ADMIN
14 Jan 2026 13:34
PEMERINTAH 0 165
2 menit membaca

Takengon,SCNews.co.id – Puluhan anak korban banjir dan longsor di Kabupaten Aceh Tengah mengikuti khitanan massal yang digelar Forum Kepala Puskesmas se-Aceh Tengah bersama Dinas Kesehatan, Rabu (14/1/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di lokasi pengungsian Desa Kala Segi, Kecamatan Bintang.

Sebanyak 47 anak dari sejumlah desa di kawasan Timur Danau Lut Tawar menjalani khitanan massal yang dilaksanakan langsung oleh tim medis Dinas Kesehatan Aceh Tengah. Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan di bawah tenda pengungsian BNPB yang selama ini menjadi tempat tinggal sementara para korban bencana.

Selain khitanan massal, petugas kesehatan juga memberikan pelayanan pengobatan gratis bagi warga pengungsi, pembagian makanan pendamping bayi dan anak (PMBA), serta pelayanan Keluarga Berencana (KB) gratis bagi masyarakat setempat.

Kegiatan sosial tersebut merupakan inisiatif Forum Kepala Puskesmas Aceh Tengah sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak bencana alam yang hingga kini masih bertahan di pengungsian.

Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si, turut meninjau langsung pelaksanaan kegiatan. Ia menyapa anak-anak peserta khitanan serta berdialog dengan orang tua pengungsi, sekaligus memastikan layanan kesehatan berjalan dengan baik.

Kepala Puskesmas Jagong, Hajidatun, mengatakan kegiatan ini merupakan wujud empati tenaga kesehatan terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah.

“Di tengah kondisi darurat, kami berupaya tetap hadir memberikan layanan kesehatan. Khitanan massal, pengobatan, dan bantuan gizi ini adalah bentuk kepedulian kami kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, selain Forum Puskesmas dan Dinas Kesehatan, sejumlah lembaga kesehatan lainnya juga terlibat dalam memberikan layanan kesehatan bagi warga Kecamatan Bintang.

Sementara itu, Dinas BKBP3A Aceh Tengah ikut berpartisipasi dengan membuka layanan KB gratis guna menjaga kesehatan keluarga pengungsi di tengah situasi pascabencana.

 

Rill

 

 

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *