
Aceh Tengah, SCNews.co.id —7 Maret 2026. Di tengah proses pemulihan pasca musibah banjir yang masih dirasakan sebagian masyarakat Aceh, khususnya di Aceh Tengah, semangat kepedulian dan berbagi kasih kembali terlihat dari lingkungan dunia pendidikan.

Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Aceh Tengah bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Cabang Dinas Pendidikan Aceh Tengah menggelar kegiatan santunan bagi anak-anak yatim piatu dari jenjang SMA, SMK, dan SLB, Jumat (06 Maret 2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Cabang Dinas Pendidikan Aceh Tengah mulai pukul 10.00 WIB ini dihadiri sekitar 30 anak yatim piatu beserta para pendampingnya. Dalam suasana penuh kehangatan, para siswa menerima santunan berupa bantuan uang tunai, perlengkapan sekolah, tas ransel baru, serta Al-Qur’an sebagai bekal pendidikan dan penguatan spiritual.

Santunan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai bantuan materi, tetapi juga sebagai bentuk perhatian dan motivasi agar para anak tetap bersemangat menempuh pendidikan dan meraih cita-cita mereka.
Ketua Dharma Wanita Persatuan Cabang Dinas Pendidikan Aceh Tengah, dr. Gustina Fitri, yang memimpin langsung kegiatan tersebut bersama para pengurus dan anggota DWP, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian keluarga besar pendidikan terhadap anak-anak yang membutuhkan perhatian lebih.
“Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kasih sayang sekaligus memberikan edukasi bahwa pendidikan adalah harapan masa depan. Kami berharap bantuan ini dapat memberi semangat kepada anak-anak agar tetap tekun belajar dan tidak menyerah dalam meraih impian,” ujar dr. Gustina Fitri dalam sambutannya.
Ia juga menjelaskan bahwa seluruh bantuan yang disalurkan merupakan hasil dari iuran sukarela dan donasi para anggota Dharma Wanita.

“Kami menyisihkan sebagian rezeki dengan penuh keikhlasan. Kepedulian sosial adalah bagian dari nilai kebersamaan yang kami bangun dalam keluarga besar pendidikan,” tambahnya.
Selain penyerahan santunan, kegiatan tersebut juga diisi dengan doa bersama serta sesi berbagi cerita bersama para anak. Beberapa di antara mereka menceritakan perjuangan tetap bersekolah meskipun harus menghadapi kehilangan orang tua.
Kisah-kisah itu semakin menegaskan pentingnya dukungan moral dan perhatian dari lingkungan sekitar.
Suasana penuh kehangatan terlihat ketika para anak tersenyum menerima bantuan dan berfoto bersama para pengurus Dharma Wanita.
Momen ini menjadi pengingat bahwa perhatian kecil dapat memberi kekuatan besar bagi mereka yang sedang berjuang.
Melalui kegiatan berbagi kasih ini, Cabang Dinas Pendidikan Aceh Tengah bersama Dharma Wanita berharap semakin banyak pihak tergerak untuk peduli terhadap anak-anak yatim piatu.
Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat, dukungan terhadap generasi muda tetap menjadi langkah penting untuk membangun Aceh yang lebih kuat, peduli, dan penuh harapan.
Yusra Efendi
Tidak ada komentar