
Takengon,SCNews.co.id. – 31 Desember 2025 ,Tindakan yang dinilai tidak pantas dan mencoreng etika pejabat publik diduga dilakukan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Aceh Tengah, yang disebut-sebut sebagai salah satu orang kepercayaan Bupati Aceh Tengah.
Pejabat tersebut diduga menyimpan satu unit kendaraan dinas milik Dinas Kesehatan Aceh Tengah berupa sepeda motor jenis Kawasaki KLX berpelat merah BL 2768 GC di kediaman pribadinya yang berlokasi di Kecamatan Kebayakan. Kendaraan tersebut diketahui masih digunakan dan dikuasai sejak yang bersangkutan bernaung di bawah Dinas Kesehatan Aceh Tengah.
Dugaan ini menuai reaksi keras dari Helmi Tuah Miko, kader Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Aceh Tengah. Ia mengaku heran sekaligus geram atas sikap pejabat tersebut yang dinilai tidak menunjukkan keteladanan sebagai aparatur negara.
“Seharusnya kendaraan dinas itu dikembalikan kepada instansi terkait ketika yang bersangkutan sudah tidak lagi menjabat di lingkungan Dinas Kesehatan,” tegas Helmi Tuah.
Lebih lanjut, Helmi menyoroti kondisi daerah yang saat ini masih menghadapi situasi bencana. Menurutnya, kendaraan dinas tersebut seharusnya dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat, seperti mengantar logistik ke wilayah yang masih terisolasi atau membantu tenaga medis dalam pendistribusian obat-obatan serta pelayanan kesehatan ke kampung-kampung terdampak.
“Namun kenyataannya, beberapa hari lalu kami melihat langsung kendaraan dinas tersebut tersimpan di rumah Plt Kabag Umum dan tertutup kain, seolah sengaja disembunyikan,” ungkapnya.
Helmi menilai tindakan tersebut bertentangan dengan prinsip transparansi dan tanggung jawab pejabat publik, serta meminta pihak berwenang untuk segera menindaklanjuti dugaan penyalahgunaan aset negara tersebut.
Redaksi
Tidak ada komentar