
Takengon,SCNews.co.id. – Upaya penanggulangan bencana dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di wilayah terpencil Kabupaten Aceh Tengah terus digencarkan. Distribusi logistik, terutama kebutuhan pokok seperti beras, dilakukan melalui jalur udara menggunakan armada helikopter dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Senin 15 Desember 2025.
Metode ini menjadi krusial untuk menjangkau desa-desa yang sulit diakses melalui jalur darat, memastikan bantuan sampai tepat waktu kepada warga yang membutuhkan.
Distribusi logistik ini melibatkan beberapa sorti penerbangan oleh helikopter berbeda. Salah satunya adalah Helikopter BNPB Bel 206/Biru PK-FBI yang melakukan tiga sorti penerbangan pada hari yang sama.
Tiga lokasi yang disasar oleh helikopter ini adalah Desa Kelitu dan Desa Sintep, keduanya di Kecamatan Bintang, serta Desa Gegarang, juga di Kecamatan Bintang.
Setiap sorti membawa kapasitas logistik seberat 300 Kg, dengan waktu keberangkatan yang terjadwal mulai dari pukul 8:00 hingga 15:00, menjangkau koordinat geografis yang tertera dalam catatan.
Selain itu, operasi udara juga melibatkan Helikopter BNPB Bel 206/Putih PK-ZGK yang berfokus pada wilayah Kecamatan Rusip Antara. Helikopter ini tercatat melakukan tiga sorti ke desa-desa vital. Lokasi yang menjadi target utama adalah Desa Payatampu, Desa Alur Pertik, dan Desa Pantan Tengah.
Sama seperti sorti lainnya, setiap penerbangan mengangkut logistik seberat 300 Kg per sorti, memastikan pemerataan bantuan di seluruh titik fokus yang telah ditentukan, dengan jadwal penerbangan pada pagi dan sore hari.
Helikopter lain yang turut berpartisipasi adalah Helikopter BNPB Bel 430/PK DPM, yang beroperasi untuk menjangkau Desa Mungkur, Kecamatan Linge, serta Desa pinggir Danau Lut Tawar. Data menunjukkan bahwa Helikopter PK DPM melakukan dua sorti penerbangan, dengan kapasitas angkut yang konsisten yaitu 300 Kg per sorti.
Ketepatan koordinat menjadi perhatian utama untuk memastikan pengiriman logistik mendarat di titik yang paling strategis dan aman bagi penerima bantuan.
Menanggapi distribusi logistik tersebut, Kadis Kominfo Aceh Tengah, Mustafa Kamal, mengatakan distribusi logistik via udara ini adalah bukti nyata komitmen pemerintah untuk tidak meninggalkan satu pun warga dalam situasi sulit.
Upaya ini merupakan sinergi BNPB, jajaran Pemerintah Daerah, jajaran Kodim 0106 dan Polres Aceh Tengah, dan seluruh pihak yang terlibat atas kerja keras dan kecepatan respons dalam menyalurkan bantuan.
“Prioritas kita adalah memastikan kebutuhan dasar masyarakat di wilayah terpencil terpenuhi, dan operasi ini berhasil menjembatani tantangan geografis yang ada,” tutup Mustafa.
Rill
Tidak ada komentar