GMNI Bener Meriah Apresiasi Kinerja Polres, Pelaku Pembunuhan Pasutri Blang Tampu Ditangkap Kurang dari 24 Jam

ADMIN
6 Jan 2026 12:29
BERITA 0 229
2 menit membaca

Redelong,SCNews.co.id  — Selasa, 6 Januari 2026.Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Bener Meriah mengapresiasi kinerja cepat dan profesional Polres Bener Meriah setelah berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan sepasang suami istri di Kampung Blang Tampu, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, dalam waktu kurang dari 24 jam.

Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Wina Selisih Mara, anggota GMNI Cabang Bener Meriah. Ia menilai aparat kepolisian bertindak sigap dan responsif sehingga mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat pasca peristiwa tragis tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polres Bener Meriah yang telah berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan dalam waktu singkat. Langkah cepat ini menunjukkan kesigapan, profesionalisme, serta komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan masyarakat,” ujar Wina, Selasa (6/1/2026).

Wina menambahkan, keberhasilan aparat tidak terlepas dari kerja cepat tim penyidik dalam mengumpulkan bukti, menggali keterangan saksi, serta melakukan pengejaran intensif hingga pelaku berhasil diamankan.

Pelaku ditangkap oleh tujuh personel Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bener Meriah pada Senin, 5 Januari 2026, sekitar pukul 16.15 WIB. Penangkapan dilakukan di sebuah rumah perkebunan kopi di kawasan kaki Gunung Bur Ni Telong, tepatnya di Kampung Bale Atu, Kecamatan Bukit.

Peristiwa pembunuhan ini sebelumnya menggegerkan warga setelah sepasang suami istri yang merupakan pasangan pengantin baru ditemukan berlumuran darah di dalam kamar rumah mereka di Kampung Blang Tampu. Korban laki-laki ditemukan telah meninggal dunia dengan luka serius di bagian kepala depan dan wajah. Sementara sang istri mengalami luka di bagian kepala belakang dan ditemukan dalam kondisi kritis sambil memeluk tubuh suaminya, diduga berupaya melindungi pasangan hidupnya.

Korban perempuan sempat dilarikan ke RS Muyang Kute Bener Meriah sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Fauziah Bireuen. Namun nahas, nyawanya tidak tertolong dan meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit rujukan.

Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Susanto melalui Kasatreskrim AKP Supriadi menjelaskan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan awal, pelaku melakukan aksinya saat hendak mencuri kopi di rumah korban. Namun, korban terbangun dari tidur sehingga pelaku panik dan nekat menghabisi kedua korban.

“Saat ini pelaku telah diamankan di sel Polres Bener Meriah untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan pengembangan kasus,” ujar AKP Supriadi.

GMNI Bener Meriah berharap kasus ini dapat diproses secara transparan dan tuntas hingga ke meja hijau, sebagai bentuk keadilan bagi para korban serta pembelajaran hukum bagi masyarakat luas.

 

Redaksi

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *