Kapolda Aceh Tekankan Empat Pilar Strategis untuk Mendorong Investasi pada Kunjungan Kerja di Aceh Tengah

ADMIN
15 Nov 2025 04:06
TNI POLRI 0 354
3 menit membaca

Aceh Tengah, SCNews.co.id — Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, MM, menyampaikan sejumlah poin strategis terkait pembangunan ekonomi Aceh dalam arahannya kepada jajaran Polres Aceh Tengah pada kunjungan kerja, Sabtu (15/11/2025). Dalam kesempatan tersebut, Kapolda menyoroti pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan untuk mempercepat pemanfaatan potensi daerah secara optimal.

Dalam pemaparannya, Kapolda menekankan bahwa Aceh khususnya Aceh Tengah memiliki kekayaan sumber daya alam yang sangat besar. Meski demikian, potensi tersebut belum sepenuhnya dikelola secara efektif sehingga belum memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat.

 

“Menurut sejumlah kajian, Aceh saat ini masih jauh ketinggalan dari Provinsi Provinsi lain yang sudah berkembang di Indonesia, dan Aceh juga masih tertinggal di bandingkan dengan Provinsi yang berada di wilayah Sumatra. Kondisi ini bukan disebabkan oleh minimnya potensi, tetapi karena pemanfaatannya belum dilakukan secara optimal,” jelas Kapolda.

 

Ia menambahkan bahwa keterbatasan teknologi serta kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang belum merata menjadi tantangan utama dalam mendorong kemajuan Aceh. Untuk itu, ia menilai diperlukan keterbukaan dan ruang yang lebih luas bagi investor agar dapat berkontribusi dalam pembangunan daerah.

 

“Kita perlu memberikan ruang yang lebih besar bagi para investor untuk berinvestasi. Dengan kerja sama yang baik, kita dapat memacu pertumbuhan ekonomi dan menghadirkan kemakmuran bagi seluruh masyarakat Aceh,” tegasnya.

 

 

Empat Pilar Penentu Minat Investasi

 

Dalam arahannya, Kapolda Aceh memperkenalkan empat pilar yang menurutnya sangat menentukan kehadiran investor di suatu daerah. Pilar-pilar tersebut meliputi:

 

1. Security (Keamanan)

 

Keamanan yang stabil menjadi syarat utama. Investor hanya akan hadir jika wilayah bebas dari gangguan kriminalitas maupun potensi konflik.

 

2. Safety (Keselamatan)

 

Lingkungan usaha harus memberikan jaminan keselamatan bagi pekerja dan masyarakat, sehingga kegiatan ekonomi dapat berjalan tanpa hambatan.

 

3. Surety (Jaminan Kepastian)

 

Kepastian hukum dan kepastian dalam berusaha memberi rasa aman bagi investor untuk menanamkan modal dan menjalankan aktivitas bisnis jangka panjang.

 

4. Peace (Kedamaian)

 

Harmonisasi sosial yang terjaga akan menciptakan ekosistem investasi yang berkelanjutan tanpa risiko konflik horizontal.

 

Kapolda menegaskan bahwa keempat pilar tersebut tidak semata menjadi tugas aparat kepolisian, namun membutuhkan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat.

 

“Jika empat hal ini dapat diwujudkan, investor akan lebih cepat datang dan meyakini keberlangsungan bisnis mereka di Aceh. Ketika Pendapatan Asli Daerah meningkat, manfaatnya akan kembali kepada masyarakat,” paparnya.

 

 

Ia juga mengingatkan bahwa kegagalan menjaga empat pilar tersebut dapat menghambat kehadiran modal dari luar.

 

“Jika pilar-pilar ini tidak dirawat oleh masyarakat, sulit bagi investor untuk merasa yakin menanamkan modalnya di Aceh,” tambah Kapolda.

 

Kunjungan Kapolda Aceh disambut langsung oleh Kapolres Aceh Tengah, AKBP Muhammad Taufiq, beserta jajaran perwira dan personel Polres. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan, peningkatan kedisiplinan, serta penguatan sinergi operasional antara Polda Aceh dan jajaran Polres di wilayah.

 

 

Redaksi

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *