
Bireuen,SCNews.co.id -Penyidik tindak pidana khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Bireuen dikabarkan telah meningkatkan status penyelidikan ke penyidikan kasus dugaan rasuah atau korupsi pada Dinas Syariat Islam Kabupaten Bireuen dan Dinas Satuan Polisi Pamong Praja & WH Bireuen.
Sumber media menyebutkan perkara tersebut sudah bergulir sejak pertengahan tahun 2025. Seiring dengan berjalannya waktu, memasuki akhir tahun 2025, penyidik menemukan bukti awal dugaan penyelewengan uang negara pada kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an tahun anggaran 2024/2025.
Sehingga proses penyelidikanpun terus bergulir, sejumlah pihak yang bertugas di Dinas Syariat Islam Bireuen seperti PPTK, Kepala Bidang maupun Bendahara dikabarkan telah dimintai keterangan oleh Penyidik Kejari Bireuen.
“Pemeriksaan dari pihak dinas Syariat Islam semakin giat dilakukan pada awal November 2025 lalu. Penyidik rutin memintai keterangan dari pihak dinas,”kata sumber media yang mengetahui hal tersebut.
Sementara itu dugaan korupsi di Satpol PP dan WH Bireuen menurut informasi sudah masuk tahap penyidikan. Saat ini dugaan korupsi di Dinas tersebut sedang menunggu hasil Perhitungan Kerugian Negara atau PKN oleh Inspektorat.
Kajari Bireuen melalui Kasie Intel Kejari Bireuen, Wendy Yuhfrizal saat ditanyai perkembangan update informasi perkara tersebut mengatakan dugaan korupsi pada Dinas Syariat Islam Bireuen dan Satpol PP dan WH Bireuen sudah memasuki tahap penyidikan.
“Sudah masuk penyidikan. Dinas Syariat Islam masih dalam proses pemeriksaan sedangkan Satpol PP dan WH sudah usul PKN (perhitungan kerugian negara) ke inspektorat,”kata Kasie Intel Kejari Bireuen, Senin,30/03/2026. Melalui pesan WhatsApp kepada wartawan.
Kata Wendy dua perkara tersebut, penyidik sudah mempunyai bukti awal. Saat ini sedang menunggu perhitungan proses kerugian negara. “Oleh sebab itu kita hitung kerugian dulu,”katanya.
Secara terpisah salah seorang pimpinan dayah di Bireuen Tgk Akthaillah Daud dimintai tanggapan atas pengungkapan dugaan korupsi pada Dana MTQ Bireuen mendukung penuh pihak Kejari Bireuen.
Katanya Abie_sapaan akrab Akthaillah Daud mendukung upaya pihak aph untuk menyelesaikan dugaan tersebut, demi marwah dan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggara kegiatan keagamaan pemerintahan.
(SR)
Tidak ada komentar