Ketua DPRK Fasilitasi Aksi FORMASKET, Desak Bupati Aceh Tengah Hadir Temui Massa.

ADMIN
3 Mar 2026 09:03
2 menit membaca

Takengon,SCNews.co.id. – Selasa 3 Maret 2026.Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Tengah turun langsung memfasilitasi aspirasi masyarakat Kecamatan Ketol yang tergabung dalam Forum Masyarakat Ketol (FORMASKET), menyusul aksi demonstrasi yang digelar untuk menuntut kehadiran Bupati dan dinas terkait.

Dalam aksi tersebut, massa secara tegas mendesak agar Bupati Aceh Tengah hadir langsung di hadapan mereka guna mendengar dan menjawab berbagai tuntutan yang disuarakan.

Sutris, salah satu perwakilan massa, menyampaikan bahwa kehadiran Bupati menjadi syarat utama sebelum dialog dilakukan.

“Kami harus ada Bupati yang hadir. Di depan sudah ada Asisten dan beberapa SKPK, tapi kami tidak mau masuk sebelum Bupati hadir,” tegasnya di hadapan peserta aksi.

Merespons situasi tersebut, Ketua DPRK Aceh Tengah mengambil langkah cepat dengan melakukan komunikasi langsung kepada Bupati melalui sambungan telepon di depan massa aksi. Upaya itu dilakukan sebagai bentuk komitmen lembaga legislatif dalam menjembatani aspirasi masyarakat dengan pihak eksekutif.

Ketua DPRK meminta agar Bupati beserta dinas terkait segera hadir untuk memberikan penjelasan atas persoalan yang dipersoalkan masyarakat Ketol.

Langkah ini pun disambut sorak dukungan dari massa yang berharap adanya dialog terbuka dan solusi konkret.

Tak hanya memfasilitasi komunikasi, Ketua DPRK juga memastikan bahwa seluruh tuntutan yang disampaikan FORMASKET akan ditindaklanjuti secara serius. Ia menegaskan bahwa DPRK berkomitmen mengawal penyelesaian persoalan tersebut hingga ada keputusan yang jelas dan berpihak kepada masyarakat.

“Kita ingin masyarakat pulang dengan membawa hasil, bukan sekadar janji,” ujarnya.

Aksi yang berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan itu berjalan tertib. Hingga berita ini diturunkan, massa masih menunggu kepastian kehadiran Bupati dan tindak lanjut konkret atas tuntutan yang diajukan.

Peristiwa ini menjadi cerminan kuatnya partisipasi publik di Aceh Tengah, sekaligus ujian responsivitas pemerintah daerah dalam menyikapi aspirasi warganya.

 

Redaksi

 

 

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *