
Bener Meriah, SCNews.co.id — Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Bener Meriah berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah melalui Dinas Pariwisata menggelar Bazar Ramadan yang akan berlangsung selama satu bulan penuh di bulan suci Ramadan.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam membantu pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) lokal untuk meningkatkan pendapatan, sekaligus mendorong pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana. Mengusung tema “Semangat Ramadan, Bener Meriah Bangkit Pascabencana”, bazar ini diharapkan menjadi ruang kebangkitan ekonomi rakyat dan menghapus segala kegelisan masyarakat paska Bencana.
Penanggung jawab kegiatan, Bung Toga, menyampaikan bahwa bazar Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum penting untuk membangkitkan kembali ekonomi dan semangat masyarakat Bener Meriah dalam menyambut bulan suci Ramadan.

“Ini bukan sekadar bazar, tetapi momentum kebangkitan ekonomi sekaligus penguatan semangat masyarakat Bener Meriah dalam menyambut bulan suci Ramadan. Semangat Ramadan harus menjadi energi positif untuk membangun kembali optimisme dan daya juang para pelaku UMKM pascabencana beberapa bulan yang lalu,” ujarnya.
Kegiatan ini akan dilaksanakan di Jalan Jalur Dua, kawasan Pendopo Bupati Bener Meriah, mulai 19 Februari hingga selesai selama bulan Ramadan. Lokasi tersebut dipilih karena dinilai strategis dan mudah dijangkau masyarakat, sehingga diharapkan mampu menarik pengunjung dalam jumlah besar setiap harinya.
Ketua panitia, Azi Febrizal, menyampaikan bahwa pihaknya menyediakan sekitar 60 stan bagi pelaku UMK yang ingin berpartisipasi. Ia menegaskan bahwa kuota terbatas dan pendaftaran akan ditutup apabila kapasitas telah terpenuhi.
“Kami menyediakan kurang lebih 60 stan untuk pelaku UMK. Bagi yang ingin bergabung, silakan menghubungi nomor 0823 5022 8752 atas nama Azi Febrizal. Karena kuota terbatas,bagi Pelaku UMKM yang berminat bergabung agar dapat segera mendaftar ke panitia” ujarnya.
Bazar Ramadan tersebut akan diisi dengan berbagai stan yang menjual aneka makanan dan takjil khas daerah, mulai dari kuliner tradisional hingga menu kekinian. Selain berbelanja, pengunjung juga dapat menikmati hiburan live musik yang disuguhkan di sela-sela kegiatan, sehingga menciptakan suasana Ramadan yang semarak dan penuh kebersamaan.
Kolaborasi antara GMNI dan pemerintah daerah ini menjadi bukti bahwa sinergi mahasiswa dan pemerintah mampu menghadirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam memperkuat dan menggerakkan kembali roda ekonomi lokal di Kabupaten Bener Meriah.
Yusra Efendi.
Tidak ada komentar