Konsolidasi Matangkan Aksi Damai 2 Maret, Massa Siap Datangi DPRK Aceh Tengah

ADMIN
23 Feb 2026 14:53
PERISTIWA 0 53
2 menit membaca

Takengon,SCNews.co.id -23 Februari 2026.Sejumlah elemen masyarakat dan mahasiswa menggelar konsolidasi terkait rencana aksi demonstrasi damai yang akan dilaksanakan pada Senin, 2 Maret 2026, di depan Kantor DPRK Aceh Tengah.

Konsolidasi tersebut digelar di Tribun Utama Gedung PSSI Blang Kolak, Aceh Tengah. Dalam pertemuan itu, disepakati bahwa aksi akan dilaksanakan secara terbuka dan konstitusional sebagai bentuk penyampaian aspirasi masyarakat kepada pemerintah daerah dan legislatif.

Hadir dalam konsolidasi tersebut, Gilang Ken Tawar sebagai penanggung jawab aksi, Asraf sebagai Koordinator Aksi, Farhan Ananda sebagai Koordinator Aksi, serta sejumlah mahasiswa dan tokoh masyarakat dari berbagai elemen.

Dalam hasil rapat konsolidasi, ditetapkan bahwa aksi damai akan digelar pada Senin, 2 Maret 2026, dengan titik kumpul dan lokasi aksi di depan Kantor DPRK Aceh Tengah. Poin-poin tuntutan yang akan disuarakan nantinya akan dirinci secara resmi dalam surat pemberitahuan aksi yang dalam waktu dekat akan diserahkan kepada Polres Aceh Tengah sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Koordinator Aksi, Asraf, menyampaikan bahwa aksi ini bertujuan untuk mendorong keterbukaan dan tanggung jawab pemerintah daerah dalam menjawab berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa dalam aksi nanti, massa meminta agar sejumlah pejabat daerah hadir langsung untuk menerima aspirasi. Di antaranya Bupati Aceh Tengah, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah (Sekda), Ketua DPRK, Kepala Dinas Pertanian, Kepala BPBD, serta seluruh anggota DPRK Aceh Tengah.

“Aksi ini adalah bentuk tanggung jawab moral masyarakat. Kami ingin aspirasi diterima langsung oleh para pemangku kebijakan, bukan hanya perwakilan,” ujar Asraf dalam forum konsolidasi tersebut.

Panitia menegaskan bahwa aksi akan dilaksanakan secara damai, tertib, dan sesuai koridor hukum, dengan harapan menjadi ruang dialog terbuka antara masyarakat dan pemerintah daerah.

 

Redaksi

 

 

 

 

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *