Kontroversi Motor KLX: Klarifikasi Salwani Munthe Akhiri Spekulasi Publik.

ADMIN
6 Jan 2026 07:07
BERITA 0 477
2 menit membaca

Aceh Tengah, SCNews.co.id — Menanggapi pemberitaan SCNews.co.id sebelumnya terkait dugaan penyimpanan kendaraan dinas, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Aceh Tengah, Salwani Munthe, akhirnya menyampaikan klarifikasi resmi guna meluruskan informasi yang beredar di ruang publik.

Salwani menegaskan bahwa sepeda motor trail jenis KLX dengan nomor polisi BL 2768 GC yang dipersoalkan bukan merupakan kendaraan dinas milik Kecamatan Atu Lintang, sebagaimana yang diberitakan sebelumnya. Menurutnya, kendaraan tersebut merupakan kendaraan operasional yang ia gunakan saat masih bertugas di lingkungan Dinas Kesehatan, tepatnya di Puskesmas Pamar.

“Motor itu saya gunakan ketika bertugas di Puskesmas Pamar karena saat itu tidak tersedia kendaraan operasional. Kendaraan tersebut digunakan murni untuk menunjang tugas pelayanan kesehatan di wilayah kerja,” jelas Salwani.

Ia juga membantah keras tudingan bahwa kendaraan tersebut sengaja disembunyikan di kediamannya.

“Tidak benar jika dikatakan kendaraan itu disembunyikan. Saat ini motor tersebut dalam kondisi rusak dan sedang berada di bengkel untuk diperbaiki,” tegasnya.

Lebih lanjut, Salwani mengungkapkan bahwa seluruh proses perbaikan kendaraan dilakukan menggunakan biaya pribadi, tanpa membebani anggaran pemerintah daerah.

“Perbaikan dilakukan dengan dana pribadi untuk menunjang mobilitas saya saat bertugas di Pamar. Apabila nantinya kendaraan tersebut diminta untuk dikembalikan, saya berharap pihak Dinas Kesehatan dapat mengganti seluruh biaya perbaikan yang telah saya keluarkan,” tambahnya.

Melalui klarifikasi ini, Salwani berharap agar masyarakat, aktivis, dan kalangan mahasiswa dapat menyikapi informasi yang berkembang secara objektif, proporsional, dan berimbang, sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman yang dapat mencederai nama baik pribadi maupun institusi Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah.

 

Redaksi

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *