Koordinasi Diskominfo Menguat, Penanganan Bencana Aceh Tengah Masuk Fase Pemulihan Bertahap

ADMIN
18 Jan 2026 04:36
PEMERINTAH 0 198
3 menit membaca

Takengon, SCNews.co.id – Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah terus berpacu dengan waktu dalam menangani dampak bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah. Hingga Minggu (18/1/2026), upaya penanggulangan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan pangan warga di daerah terisolir, percepatan pembukaan akses jalan, serta pemulihan jaringan listrik.

Sebanyak sembilan sorti penerbangan dilaksanakan menggunakan helikopter BNPB EC155-B1, BNPB Bell 407, dan AS 365. Bantuan logistik disalurkan ke sejumlah kampung kritis, di antaranya Kampung Serule, Terang Engon, Buge Ara, Pantan Reduk, Reje Payung, Kute Reje, Linge, Delung Sekinel, hingga Atu Payung. Ribuan kilogram bahan kebutuhan pokok diangkut untuk memastikan warga pengungsian tetap terpenuhi kebutuhan dasarnya.

Berdasarkan data terbaru Sabtu (17/1/2026), tercatat 9.880 jiwa masih berada di wilayah terisolir. Sebanyak 13 kampung belum dapat dilalui kendaraan roda dua, sementara 21 kampung masih belum bisa diakses kendaraan roda empat, terutama di Kecamatan Ketol dan Linge.

Meski demikian, harapan mulai muncul. Beberapa ruas jalan di Kecamatan Rusip Antara dan Linge kini mulai terbuka dan sudah dapat dilalui kendaraan roda dua, menandai progres awal pemulihan akses darat.

Pemerintah daerah juga terus menyalurkan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) sebagai langkah antisipasi krisis pangan. Hingga saat ini, total kumulatif beras yang telah disalurkan mencapai 1.369.093,5 kilogram, menjangkau seluruh kecamatan terdampak, termasuk dapur umum, rumah sakit, serta posko-posko relawan.

Di sektor kelistrikan, progres pemulihan menunjukkan hasil positif. Dari total 295 kampung, sebanyak 257 kampung telah kembali menikmati aliran listrik. Sementara itu, 38 kampung lainnya masih mengalami pemadaman yang tersebar di Kecamatan Linge, Ketol, Bintang, dan Rusip Antara.

PLN terus melakukan percepatan pemulihan jaringan. Sebagai solusi sementara, Kementerian ESDM telah menyalurkan bantuan generator set (genset) ke setiap kampung yang masih mengalami pemadaman listrik.

Kepala Dinas Kominfo Aceh Tengah, Mustafa Kamal, selaku juru bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, menegaskan bahwa seluruh unsur satuan tugas bekerja dalam koordinasi penuh.

“Prioritas Pemda adalah memastikan tidak ada warga yang kelaparan akibat akses yang terputus. Karena itu, operasi distribusi logistik melalui jalur udara menjadi sangat krusial,” ujar Mustafa.

Ia menambahkan, pemerintah terus memantau pembukaan akses darat agar distribusi logistik dapat segera kembali normal.

“Semangat gotong royong TNI, Polri, relawan, dan masyarakat di lapangan menjadi kekuatan utama kita untuk melewati masa sulit ini,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan dan senantiasa mengikuti arahan petugas di lapangan.

 

Diskominfo Aceh Tengah

Minggu, 18 Januari 2026

 

Redaksi

 

 

 

 

 

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *