Oknum RGM Desa Tansaril Bangun Kolam Lele di Badan Jalan, Warga Keluhkan Bau dan Gangguan Akses

ADMIN
6 Nov 2025 13:33
PERISTIWA 0 681
2 menit membaca

Aceh Tengah,SCNews.co.id. – 6 November 2025,Warga Dusun Paya Ilang, Desa Tansaril, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, mengeluhkan tindakan seorang oknum aparat desa yang membangun kolam lele secara permanen di badan jalan lingkungan Dusun Paya Ilang Desa Tansaril Kecamatan Bebesen Kabupaten Aceh Tengah tersebut dinilai mengganggu aktivitas warga serta menimbulkan aroma tidak sedap di sekitar lokasi dan merampah hak Penguna Jalan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, oknum yang diketahui berinisial NN, selaku RGM (Reje Genap Mupakat) Desa Tansaril juga Ayah dari seorang Sekretaris Desa Tansaril membangun kolam berukuran sekitar 2×3 meter di atas badan jalan lingkungan. Akibatnya, jalan yang semula memiliki lebar sekitar 3 meter kini menyempit menjadi 2 meter Karena 1 M telah di bangun kolam Lele dengan panjang mencapai 12 M.

 

Penyempitan jalan ini membuat lalu lintas warga terganggu, terutama bagi pengguna kendaraan roda 3 dan roda empat yang kerap melintas di kawasan tersebut.

 

Seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengaku, keberadaan kolam tersebut sudah berlangsung selama kurang lebih empat bulan dan semakin lama semakin mengganggu kenyamanan warga.

 

“Selain mengganggu pengguna jalan, kolam itu juga mengeluarkan bau tidak sedap,akibat pembuangan air limbah yang beraroma sangat menyengat. Tentu hal ini sangat menggangu warga di likungan ini,” ujar salah seorang warga kepada wartawan.

 

 

Hingga berita ini diterbitkan, Reje Desa Tansaril Imran masih dalam upaya konfirmasi untuk mendapatkan informasi lebih lanjut terkait dugaan pelanggaran tersebut.

 

 

 

Tim Redaksi

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *