Pemkab Aceh Tengah Mulai Inventarisasi Wilayah untuk Usulan Pertambangan Rakyat.

ADMIN
15 Okt 2025 12:37
PEMERINTAH 0 563
2 menit membaca

Takengon, SCNews.co.id – 15 Oktober 2025,Menindaklanjuti hasil Rapat Koordinasi Usulan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) yang dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M.Si pada 13 Oktober lalu, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah mulai bergerak cepat. Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Aceh Tengah, Mawardi Munte, ditunjuk sebagai juru bicara resmi dalam proses usulan WPR tersebut.

Dalam keterangannya kepada media saat di konfirmasi Marwandi Munthe, ST, MT.

menjelaskan bahwa sesuai dengan arahan dan keputusan rapat, seluruh camat dan reje (kepala kampung) diminta segera melakukan inventarisasi dan pemetaan wilayah yang berpotensi untuk dijadikan Wilayah Pertambangan Rakyat.

 

“Kami telah menyampaikan secara resmi kepada seluruh camat dan reje agar segera mengidentifikasi lokasi-lokasi yang berpotensi untuk  di jadikan pertambangan rakyat, dan segera menyampaikan  kepada Bupati  untuk  di tindak lanjuti.,” ujar Mawardi lewat sambungan telpon , Rabu (15/10/2025).

 

Menurutnya, pendataan ini penting agar usulan WPR benar-benar berbasis kebutuhan dan potensi lokal yang nyata. Hasil inventarisasi dari tingkat kampung akan dikumpulkan, diverifikasi, dan kemudian dirumuskan sebagai usulan resmi ke Pemerintah Provinsi Aceh.

Lebih lanjut, Mawardi menekankan bahwa Pemkab Aceh Tengah ingin memastikan bahwa WPR yang diusulkan nantinya dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, namun tetap memperhatikan aspek lingkungan dan keberlanjutan.

 

“Kita tidak ingin ini menjadi celah bagi kegiatan tambang ilegal atau merusak alam. Oleh karena itu, keterlibatan semua pihak dalam proses ini sangat penting, termasuk dari LSM dan tokoh masyarakat,” tegasnya.

 

Pemkab Aceh Tengah menargetkan seluruh data inventarisasi wilayah calon WPR dapat dikumpulkan paling lambat akhir November 2025, agar proses penyusunan dokumen usulan ke provinsi bisa segera dilaksanakan.

 

Redaksi

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *