Polres Aceh Tengah Resmikan Sumur Bor Ke-4 Kapolda Aceh :Air Kehidupan Mengalir di Pedalaman Linge.

ADMIN
23 Jan 2026 05:29
TNI POLRI 0 200
2 menit membaca

Aceh Tengah,SCNews.co.id. — Di tengah keterbatasan akses dan dampak panjang bencana alam, secercah harapan akhirnya mengalir ke Kampung Reje Payung, Kecamatan Linge.

Peresmian fasilitas vital tersebut dilaksanakan pada Kamis (22/1/2026) oleh Polres Aceh Tengah, mewakili Kapolres AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., melalui Kasat Lantas AKP Aiyub, S.E., M.H.

Kegiatan ini turut disaksikan unsur Muspika, para tokoh masyarakat, serta warga Kampung Reje Payung yang menyambutnya dengan penuh antusias.

Dalam keterangannya, Kapolres Aceh Tengah menyampaikan bahwa hingga kini, program bantuan sumur bor dan air bersih dari Kapolda Aceh telah terealisasi di empat titik di wilayah Kabupaten Aceh Tengah. Dua di antaranya berada di Kecamatan Lut Tawar, masing-masing di Kampung Kenawat dan Kampung Toweren Toa, satu titik di Kampung Suku Wihlah Setie, Kecamatan Bintang, serta yang terbaru di Kampung Reje Payung, Kecamatan Linge.

“Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi bentuk kehadiran dan kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya di wilayah terpencil yang terdampak langsung bencana,” ujar Kapolres melalui perwakilannya.

Seperti diketahui, Aceh Tengah beberapa waktu lalu dilanda banjir dan tanah longsor yang menyebabkan rusaknya berbagai sarana air bersih. Jaringan pipa PDAM, mata air kampung, hingga sumber air sungai mengalami kerusakan serius dan tercemar material longsor, membuat air tak lagi layak dikonsumsi hingga hari ini.

“Pasca bencana, kondisi sungai masih keruh dan berisiko bagi kesehatan. Karena itu, keberadaan sumur bor ini menjadi kebutuhan yang sangat mendesak bagi masyarakat,” tambahnya.

Di wilayah seperti Reje Payung—yang secara geografis sulit dijangkau—air bersih bukan hanya kebutuhan harian, melainkan penentu kualitas hidup. Kehadiran sumur bor ini diharapkan mampu meringankan beban warga sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana, khususnya bagi masyarakat di daerah terpencil dan minim infrastruktur.

Melalui program ini, Polri kembali menegaskan perannya bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga mitra kemanusiaan yang hadir saat masyarakat membutuhkan. Air kini mengalir, dan bersama itu, harapan baru tumbuh di pedalaman Linge.

 

Redaksi

 

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *