Pulihkan Semangat Belajar Pasca Bencana, TNI dan Relawan Gotong Royong Percantik SDN 9 Kebayakan

ADMIN
11 Jan 2026 09:55
TNI POLRI 0 177
2 menit membaca

Aceh Tengah, SCNews.co.id – Kepedulian terhadap masa depan pendidikan kembali ditunjukkan pasca bencana tanah longsor dan banjir bandang yang melanda Desa Mendale, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah. Personel TNI dari Kodim 0106/Aceh Tengah bersama Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal), tenaga pendidik, serta relawan mahasiswa bahu-membahu melakukan pengecatan SD Negeri 9 Kebayakan, Minggu (11/01/2026).

Kegiatan ini bukan sekadar memperindah bangunan sekolah yang terdampak bencana, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemulihan psikologis dan semangat belajar para siswa. Lingkungan sekolah yang bersih, rapi, dan layak diyakini mampu menghadirkan rasa aman serta motivasi baru bagi anak-anak untuk kembali menimba ilmu.

Perwakilan Kodim 0106/Aceh Tengah, Serma Bambang, menyampaikan bahwa pengecatan SDN 9 Kebayakan merupakan wujud nyata kepedulian TNI bersama seluruh unsur terkait dalam membantu pemulihan sarana pendidikan pasca bencana.

“Sekolah adalah tempat membangun masa depan. Karena itu, kami berupaya agar fasilitas pendidikan ini segera pulih dan dapat kembali digunakan oleh para siswa dan guru untuk terus berprestasi,” ujar Serma Bambang.

Ia menambahkan, hingga saat ini progres pengecatan telah mencapai sekitar 45 persen dan seluruh kegiatan berjalan aman serta tertib berkat sinergi dan kerja sama semua pihak yang terlibat.

Adapun kegiatan gotong royong ini melibatkan personel Kodim 0106/Aceh Tengah, Yonif TP 854/DK, dewan guru SDN 9 Kebayakan, serta relawan mahasiswa dari Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry dan Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh.

Menurutnya, kolaborasi lintas unsur tersebut menjadi contoh edukatif bagi masyarakat tentang pentingnya kebersamaan dan kepedulian sosial dalam menghadapi dampak bencana, khususnya dalam menjaga keberlangsungan dunia pendidikan.

“Kami berharap setelah pengecatan selesai, proses belajar mengajar dapat kembali berjalan normal dan menghadirkan semangat baru bagi para siswa dan guru,” tutup Serma Bambang.

 

Redaksi

 

 

 

 

 

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *