Relawan Posko Kolaborasi Salurkan 2,5 Ton Beras ke Desa Terisolir di Kecamatan Bintang.

ADMIN
7 Jan 2026 12:05
SOCIAL 0 258
2 menit membaca

Aceh Tengah, SCNews.co.id — Di tengah keterbatasan akses dan beratnya dampak pascabencana, nilai gotong royong kembali menemukan maknanya. Relawan Gabungan Posko Kolaborasi menunjukkan bahwa solidaritas masih menjadi denyut utama kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan ke desa-desa terisolir di Kecamatan Bintang, Aceh Tengah, Selasa (6/1/2026).

Perwakilan Posko Kolaborasi, Imran, yang didampingi tiga orang relawan, menyampaikan laporan penyaluran bantuan tersebut secara resmi dan transparan melalui dokumentasi video. Ia menegaskan bahwa bantuan ini merupakan hasil kolaborasi lintas pihak dan donatur yang secara tulus tergerak membantu masyarakat Aceh Tengah.

“Ini bukan sekadar bantuan logistik, tetapi wujud nyata kepedulian dan kepercayaan para donatur kepada kami untuk menyalurkannya secara tepat sasaran,” ujar Imran.

Selain bantuan pangan, Posko Kolaborasi juga menerima dua unit mesin pompa air dari BNPB melalui BPBA. Satu unit telah diserahkan kepada Desa Koyon untuk mendukung kebutuhan air bersih warga, sementara satu unit lainnya digunakan untuk menunjang operasional Posko Kolaborasi dalam pelayanan kemanusiaan.

Dalam kesempatan tersebut, Imran juga menyampaikan apresiasi khusus kepada Kolonel Yunardi yang telah memberikan bantuan berupa Al-Qur’an, alat penerangan (senter), serta paket sembako bagi masyarakat dan para relawan di lapangan.

“Atas nama relawan dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Bantuan ini bukan hanya meringankan beban fisik, tetapi juga menguatkan mental dan harapan warga,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Posko Relawan Kolaborasi menegaskan komitmennya untuk terus menjaga integritas, transparansi, dan akuntabilitas dalam setiap penyaluran bantuan. Imran juga mengajak semua pihak untuk tidak membangun prasangka atau narasi negatif yang dapat merusak kepercayaan publik dan donatur.

“Kami pastikan, seluruh bantuan akan disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Jangan biarkan kecurigaan menggerus semangat kemanusiaan dan kepercayaan yang telah dibangun bersama,” tegas Imran menutup pernyataannya.

Aksi kemanusiaan ini menjadi pengingat bahwa di tengah bencana dan keterbatasan, keikhlasan, kolaborasi, dan kepercayaan adalah kekuatan utama untuk bangkit bersama.

 

 

Redaksi

 

 

 

 

 

 

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *