RS GMC Resmi Jadi Mitra BPJS Kesehatan, Bupati Haili Yoga : Kompetisi Layanan Rumah Sakit Harus Untungkan Masyarakat

ADMIN
7 Apr 2026 09:51
BERITA 0 22
3 menit membaca

Takengon,SCNews.co.id – Rumah Sakit Gayo Medical Center (GMC) resmi menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama yang berlangsung di RS GMC Takengon, Senin (06/04/2026).

Kegiatan tersebut diawali dengan penandatanganan batu prasasti oleh Bupati Aceh Tengah, yang menandai dimulainya kemitraan RS GMC sebagai fasilitas kesehatan rujukan dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Dalam sambutannya, Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M.Si menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Ia juga mengungkapkan bahwa agenda ini sempat tertunda sebelumnya, namun akhirnya dapat terlaksana berkat upaya dan koordinasi berbagai pihak.

“Ini adalah hasil kerja keras dan lobi dari berbagai pihak, termasuk Direktur Rumah Sakit dan Sekda. Tujuan utamanya adalah bagaimana masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik”, tutur Bupati.

Bupati menegaskan, hadirnya RS GMC sebagai mitra BPJS Kesehatan akan mendorong terciptanya kompetisi positif antar rumah sakit di Aceh Tengah, baik rumah sakit pemerintah maupun swasta. Menurutnya, kompetisi tersebut harus memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

“Ada kompetisi dalam pelayanan, dan yang harus diuntungkan adalah masyarakat. Pelayanan harus semakin baik, cepat, dan memuaskan”, lugasnya.

Ia juga mengingatkan seluruh tenaga medis dan manajemen rumah sakit agar tetap menjaga komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus melakukan pengawasan terhadap kualitas layanan di seluruh fasilitas kesehatan.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Lhokseumawe, apt. Rita Masyita Ridwan, S.Si, M.Kes, AAAK, menyampaikan bahwa bergabungnya RS GMC dalam ekosistem JKN merupakan langkah penting dalam memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat Aceh Tengah.

“RS GMC kini resmi menjadi mitra BPJS Kesehatan dan bagian dari ekosistem JKN, yang merupakan program strategis nasional dengan jumlah peserta terbesar di dunia, mencapai sekitar 280 juta jiwa”, jelasnya.

Ia juga memaparkan bahwa hingga 1 April 2026, jumlah peserta JKN di Aceh Tengah mencapai 238.420 jiwa, dengan tingkat keaktifan sebesar 96,87 persen atau sebanyak 227.362 peserta aktif. Sementara itu, masih terdapat sekitar 11.058 peserta nonaktif yang menjadi perhatian bersama.

“Ini menjadi tugas kita bersama untuk mendorong reaktivasi peserta nonaktif agar tetap mendapatkan jaminan layanan kesehatan”, tambahnya.

Rita juga mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025, BPJS Kesehatan telah menyalurkan pembiayaan layanan kesehatan di Aceh Tengah mencapai sekitar Rp160 miliar kepada fasilitas kesehatan, baik pemerintah maupun swasta.

Dengan bergabungnya RS GMC, kini terdapat tiga rumah sakit mitra BPJS Kesehatan di Aceh Tengah, yakni RSUD Datu Beru, RS Pandika, dan RS GMC. Diharapkan, kehadiran ketiga fasilitas ini mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan secara merata bagi masyarakat.

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Aceh Tengah, unsur Forkopimda, Ketua DPRK, Sekda, pimpinan instansi vertikal, tenaga kesehatan, serta undangan lainnya.

 

Rill

 

 

 

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *