Rumah Kosong, Maling Gasak 23 Gram Emas dan Uang Tunai di Pondok Gajah

ADMIN
5 Okt 2025 14:17
PERISTIWA 0 601
2 menit membaca

 

Bener Meriah,SCNews.co.id – 5 Oktober 2025,Musibah menimpa salah satu warga Kampung Pondok Gajah, Kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah. Sebuah aksi pencurian terjadi pada Minggu siang (5/10), saat rumah milik Indah Purwanti dalam keadaan kosong ditinggal penghuninya. Akibat kejadian tersebut, emas seberat total 23 gram dan uang tunai sebesar Rp1 juta raib digasak maling.

 

Kejadian bermula ketika Indah dan keluarganya pergi untuk menyuci tikar usai menggelar acara keluarga. Kondisi rumah yang tak berpenghuni dimanfaatkan pelaku untuk menjalankan aksinya dengan leluasa.

 

“Kami sekeluarga pergi untuk menyuci tikar, karena baru selesai acara. Rumah memang kosong,” ujar Indah kepada media ini pada Minggu malam.

Dari dalam lemari kamar, pelaku membawa kabur:

• 2 cincin emas masing-masing seberat 8 gram dan 5 gram

• 1 gelang emas seberat 10 gram

• Uang tunai Rp1.000.000

Salah satu perhiasan yang hilang, diketahui ikut terbawa beserta surat kepemilikan resminya.

 

Indah mengaku telah melaporkan kejadian ini ke Polsek Bandar, dan berharap masyarakat ikut membantu memberikan informasi apabila menemukan ciri-ciri emas yang dijual tanpa surat atau mencurigakan.

 

“Kami sudah laporkan ke pihak kepolisian. Harapan kami, jika ada toko emas yang menerima emas dengan ciri-ciri seperti itu, tolong segera lapor ke aparat atau hubungi kami di Pondok Gajah,” pintanya.

 

Kejadian ini menjadi peringatan bagi warga untuk lebih waspada terhadap potensi kejahatan, khususnya ketika rumah dalam keadaan kosong.

 

Selain itu, para pedagang emas diimbau untuk tidak menerima transaksi emas tanpa dokumen resmi, terlebih jika kondisinya mencurigakan.

 

Polsek Bandar saat ini tengah menindaklanjuti laporan dan melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku.

 

Siapa pun yang melihat atau mengetahui informasi terkait kejadian ini diharapkan segera melapor kepada aparat setempat. Solidaritas masyarakat sangat dibutuhkan agar pelaku segera tertangkap dan hak korban bisa dikembalikan.

 

 

Tim Redaksi

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *