
Aceh Tengah,SCNews.co.id – 31 Januari 2026.Ketua dan seluruh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tengah ditantang untuk mengalihkan semua pokok pikiran (pokir), gaji dan tunjangan untuk penanggulangan bencana, rehabilitasi dan rekontruksi bencana hidrometerologi yang terjadi di Aceh Tengah.

Menurut Sutris, DPRK Aceh Tengah yang notabene representasi rakyat harus menunjukkan keberpihakannya kepada rakyat Aceh Tengah dengan upaya kongkrit.
Ironisnya sejauh ini belum ada upaya nyata secara kelembagaan dari dewan untuk mendorong kebijakan strategis dari pemerintah.
Sebagai tindakan yang nyata menurut Sutris Dewan diminta untuk rela dipotong seluruh gaji dan tunjangan serta mengalihkan semua pokok pikiran (pokir) untuk pemulihan Aceh Tengah.
“Saya menantang Dewan untuk potong semua gaji dan pokir untuk bencana,” Tegas Sutris.
Sutris tidak memungkiri adanya beberapa dewan siang malam memikirkan rakyat, rela berjibaku bekerja tanpa kamera dan pencitraan.
Sutris juga meyakini bahwa keputusan memberikan plakat bukan keputusan yang kolegtif dan kolegial dari lembaga dewan.
Sutris juga mempertanyakan dan mendesak agar Ketua DPRK Aceh Tengah menjelaskan kepada publik asal usul plakat tersebut apakah dari uang negara atau bukan.
Sebab menurut Sutris, obral plakat tersebut merupakan modus yang dipakai untuk mensiasati anggaran, terutama perjalanan dinas.
“Modus obral Plakat sudah menjadi rahasia umum dan mendapatkan preseden buruk dari publik,” Tegas Sutris.
Oleh sebab itu menurutnya upaya-upaya menghambur-hamburkan uang rakyat melalui modus pemberian plakat ini harus dihentikan.
Redaksi
Tidak ada komentar