Yon Zipur 6/Satya Digdaya Hadir di Tengah Keterisolasian, Akses Tiga Desa Ketol Dipulihkan.

ADMIN
2 Feb 2026 16:40
TNI POLRI 0 127
2 menit membaca

Takengon, SCNews.co.id — Senin, 2 Februari 2026.Pasukan Zeni Tempur (Zipur) Yon Zipur 6/Satya Digdaya (SD) tengah melakukan pembangunan jembatan darurat guna membuka akses bagi tiga desa yang sempat terisolir di Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah.

Komandan Yon Zipur 6/Satya Digdaya Letnan Dua (Letda) J. Siregar, saat ditemui di lokasi pengerjaan menjelaskan bahwa pembangunan jembatan darurat ini merupakan bentuk kepedulian TNI dalam membantu masyarakat yang terdampak keterisolasian akses.

“Saat ini kami sedang melakukan pemasangan jembatan darurat untuk membantu akses masyarakat di tiga desa yang terisolir, yakni Desa Bergang, Pantan Reduk, dan Karang Ampar,” ujar Letda J. Siregar.

Ia menjelaskan, penggunaan jembatan Bailey tidak memungkinkan dilakukan di lokasi tersebut karena terkendala kondisi medan dan akses jalan yang sangat sulit untuk mengangkut material jembatan.

“Jembatan Bailey tidak memungkinkan dibangun di sini karena akses jalan yang sangat sulit. Oleh karena itu, kami berinisiatif membangun jembatan darurat terlebih dahulu,” jelasnya.

Pembangunan jembatan darurat ini diharapkan dapat mengurangi risiko yang selama ini dihadapi warga, khususnya dalam mengangkut hasil bumi.

“Selama ini masyarakat harus menggunakan tali seling untuk menyeberang, yang tentu sangat berisiko. Dengan adanya jembatan darurat ini, masyarakat bisa kembali mengeluarkan hasil pertanian mereka dengan lebih aman,” tambahnya.

Untuk mempercepat proses pengerjaan, pihak Zipur mengerahkan sebanyak 29 personel. Targetnya, pembangunan jembatan darurat dapat diselesaikan dalam waktu dua minggu, apabila tidak terdapat kendala di lapangan.

“Kami optimistis pengerjaan bisa selesai dalam kurun waktu dua minggu ke depan, dengan catatan tidak ada hambatan berarti,” tutup Letda J. Siregar.

Sementara itu, masyarakat dari ketiga desa menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada pasukan Zipur 6/SD atas bantuan dan kepedulian yang diberikan. Warga berharap pembangunan jembatan darurat tersebut dapat segera rampung sehingga akses desa kembali normal tanpa hambatan.

 

(IKO)

 

 

 

 

 

 

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *