Direktur RSUD Datu Beru, dr. H. Gusnarwin, Sp.B, Minta Warga Waspada Dampak Kesehatan Pasca Cuaca Ekstrim.

ADMIN
25 Nov 2025 02:23
PEMERINTAH 0 528
2 menit membaca

Aceh Tengah, SCNews.co.id — Selasa 25 November 2025, Memasuki hampir dua pekan terahir hujan dengan trus menerus mengguyur Aceh Tengah., Direktur RSUD Datu Beru Takengon, dr. H. Gusnarwin, Sp.B, menghimbau masyarakat Aceh Tengah agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai penyakit yang rentan muncul di tengah cuaca ekstrem ini.

Kabut tebal yang turun sejak pagi, gerimis halus, serta hujan deras pada sore hingga malam hari membuat wilayah Aceh Tengah berada dalam kondisi lembap dan dingin sepanjang hari. Menurut dr. Gusnarwin, situasi seperti ini sangat berpengaruh pada kesehatan masyarakat.

“Dalam kondisi musim hujan seperti sekarang, daya tahan tubuh cenderung menurun dan risiko terserang penyakit seperti flu, demam, serta infeksi saluran pernapasan meningkat tajam,” ujarnya.

Direktur RSUD Datu Beru itu menekankan agar masyarakat tidak mengabaikan gejala awal penyakit, terutama pada anak-anak yang selama musim hujan lebih rentan mengalami gangguan kesehatan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menjaga kondisi tubuh dengan memakai pakaian hangat, serta segera mengeringkan tubuh setelah terkena hujan. Bila anak mengalami demam atau batuk, segera periksakan ke fasilitas kesehatan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa penggunaan masker tetap efektif membantu mengurangi risiko penularan virus di lingkungan yang lembap dan dingin.

Peringatan ini sejalan dengan laporan Kepala Ruang UGD RSUD Datu Beru, Zauhari, yang menyebutkan adanya peningkatan pasien dengan keluhan demam, flu, dan infeksi pernapasan dalam sepekan terakhir. Menurutnya, 70% dari 100 % pasien yang di rewat merupakan pasien yang tertular penyakit musiman tersebut.

Selain menjaga kesehatan tubuh, dr. Gusnarwin juga meminta masyarakat memperhatikan kebersihan lingkungan. Musim hujan kerap memicu munculnya penyakit lain seperti diare dan infeksi kulit akibat genangan air dan sanitasi yang kurang optimal.

Dengan potensi cuaca ekstrem yang diprediksi masih akan berlangsung, Direktur RSUD Datu Beru mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatan masing-masing.

“Pencegahan dini adalah langkah terbaik agar kita tetap sehat dan aktivitas harian dapat berjalan tanpa hambatan,” tutupnya.

 

Redaksi

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *