Insiden Pengancaman Wartawan di Aceh Tengah Berakhir Damai, Kedua Pihak Sepakat Jaga Hubungan Baik di Dalam Bulan Baik.

ADMIN
13 Mar 2026 17:54
BERITA 0 301
2 menit membaca

Takengon, SCNews.co.id – Insiden dugaan pengancaman terhadap seorang wartawan di Kabupaten Aceh Tengah akhirnya berakhir damai.

Kedua pihak yang sebelumnya sempat berseteru memilih menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan.

Perdamaian dilakukan pada Jumat, 14 Maret 2026, di salah satu tempat di seputaran Kota Takengon. Proses tersebut difasilitasi oleh berbagai pihak, termasuk Reje (Kepala Desa) Kala Segi bersama unsur aparatur desa serta sejumlah tokoh masyarakat di Aceh Tengah.

 

Sebelumnya, kesalahpahaman terjadi antara Kepala Dusun 3 Desa Kala Segi, Kecamatan Bintang, dengan seorang wartawan berinisial HE. Namun melalui mediasi yang berlangsung secara kekeluargaan, kedua belah pihak sepakat untuk mengakhiri persoalan tersebut dan saling memaafkan.

 

HE menyampaikan harapannya agar kejadian serupa tidak kembali terjadi terhadap wartawan di kemudian hari. Ia menilai langkah perdamaian ini merupakan jalan terbaik demi menjaga hubungan baik antara insan pers dan pemerintah desa.

 

“Saya berharap apa yang saya alami tidak lagi terjadi kepada rekan-rekan media lainnya. Perdamaian di dalam bulan Ramadan ini kami tempuh demi menjaga hubungan baik antara media dan pemerintah desa dan dalam upaya menjaga sucinya bulan yang penuh berkah ini,” ujar Hendri.

 

Hal senada juga disampaikan Reje Kala Segi, Tergenali. Ia menilai perdamaian tersebut merupakan langkah positif, terlebih dilaksanakan dalam suasana bulan yang baik.

 

Menurutnya, pemerintah desa sangat berharap dapat menjalin kerja sama yang baik dengan insan pers dalam mendukung berbagai program pembangunan desa ke depan.

 

“Kami berharap ke depan hubungan dengan media dapat terjalin lebih baik, sehingga dapat bersama-sama mendukung program desa dan mewujudkan pemerintahan desa yang lebih maju,” ujarnya.

 

Dengan tercapainya kesepakatan damai ini, kedua pihak sepakat menutup persoalan tersebut dan berkomitmen menjaga komunikasi serta hubungan yang harmonis ke depan.

 

 

 

Yusra Efendi

 

 

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *