Kapolda Aceh Berganti, Ruddi Setiawan Gantikan Marzuki Ali Basyah

ADMIN
27 Jun 2026 17:05
TNI POLRI 0 14
2 menit membaca

Banda Aceh,SCNews.co.id -Penantian panjang terkait siapa yang akan memimpin Kepolisian Daerah (Polda) Aceh akhirnya terjawab. Kapolri resmi menunjuk Brigjen Pol Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. sebagai Kapolda Aceh yang baru, menggantikan Irjen Pol Marzuki Ali Basyah yang memasuki masa purnatugas.

Penunjukan tersebut sekaligus menjadi tonggak baru dalam perjalanan karier Ruddi Setiawan. Dengan jabatan barunya, lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1996 itu resmi menyandang pangkat Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) atau bintang dua.

Bagi Ruddi Setiawan, Aceh bukanlah wilayah yang asing. Justru Tanah Rencong menjadi salah satu daerah yang paling berperan dalam mengantarkannya menuju jajaran elite Kepolisian Republik Indonesia.

Seperti pernah diulas sebelumnya, penugasannya sebagai Direktur Reserse Narkoba Polda Aceh menjadi batu loncatan penting yang membuka jalan menuju jabatan strategis di Badan Narkotika Nasional (BNN).

Pengalaman memimpin penanganan jaringan narkotika di Aceh—yang dikenal sebagai salah satu daerah rawan penyelundupan narkoba—membentuk reputasinya sebagai penyidik yang kuat dan berpengalaman.

Kemampuan itu kemudian mengantarkannya dipercaya memimpin Direktorat Narkotika BNN RI sebelum kembali ke institusi Polri. Sejak 27 Februari 2026, Ruddi mengemban amanah sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan (Kapuslitbang) Polri.

Lahir pada 24 September 1974, Ruddi dikenal sebagai perwira tinggi yang lebih banyak meniti karier melalui jalur reserse dibandingkan jalur kewilayahan. Rekam jejaknya dipenuhi pengalaman menangani berbagai kasus strategis, mulai dari kejahatan narkotika hingga tindak pidana khusus.

Kariernya banyak ditempa di lingkungan Polda Metro Jaya. Ia pernah menjabat sebagai Kanit III Subdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, kemudian menjadi Perwira Menengah Polda Metro Jaya, dan selanjutnya dipercaya sebagai Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

Rentetan pengalaman tersebut membentuk kemampuannya sebagai penyidik yang dikenal teliti dan berpengalaman dalam mengungkap kasus-kasus besar.

Pada 2015, Ruddi mendapat kesempatan memimpin wilayah saat dipercaya menjabat Kapolsek Metro Penjaringan, Jakarta Utara. Jabatan ini menjadi pengalaman penting dalam mengasah kepemimpinan operasional di lapangan.

Setahun kemudian, kariernya kembali menanjak setelah ditunjuk sebagai Kapolres Badung, Bali, sebuah wilayah strategis yang menjadi pusat pariwisata nasional dan internasional. Pengalaman memimpin daerah dengan tingkat mobilitas masyarakat yang tinggi semakin memperkaya kapasitas kepemimpinannya.

Kini, setelah malang melintang di berbagai jabatan strategis, Ruddi Setiawan kembali ke Aceh. Namun kali ini ia datang bukan sebagai direktur, melainkan sebagai orang nomor satu di Polda Aceh.

Penunjukan tersebut menjadi babak baru bagi perjalanan kariernya sekaligus menandai kembalinya seorang perwira yang pernah ditempa oleh dinamika penegakan hukum di Aceh untuk memimpin institusi kepolisian di provinsi tersebut.

 

(Redaksi)

 

 

 

 

 

 

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *