Ketua DPW FRN Aceh: FRN Bukan Sekadar Mitra, tetapi Counter Polri yang Menjunjung Jurnalisme Berbasis Fakta

ADMIN
30 Jun 2026 12:15
BERITA 0 27
2 menit membaca

BANDA ACEH,SCNews.co.id – Ketua DPW Forum Reporter Nasional (FRN) Aceh, Agus Suriadi, menegaskan bahwa FRN memiliki peran yang berbeda dari organisasi media pada umumnya. Menurutnya, FRN tidak hanya menjadi mitra Polri yang mempublikasikan rilis resmi dari Humas Polri, tetapi juga berfungsi sebagai Counter Polri yang menyampaikan informasi secara faktual, berimbang, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.

“FRN bukanlah mitra Polri seperti umumnya yang hanya menerima dan menaikkan berita rilis dari Humas Polri, baik di tingkat pusat maupun daerah. Kami bekerja lebih dari itu. Kami memproduksi berita, melakukan publikasi melalui media online, media sosial, dan berbagai platform lainnya,” ujar Agus Suriadi.

Ia menjelaskan, peran Counter Polri yang dijalankan FRN bukan dimaksudkan untuk menjadi pembela secara membabi buta, melainkan sebagai penyeimbang informasi di tengah maraknya isu dan opini negatif yang dinilai tidak seluruhnya berdasarkan fakta.

“Masih banyak isu maupun opini yang bermuatan destruktif dan sengaja dibangun oleh pihak-pihak tertentu sehingga dapat menciptakan situasi yang tidak kondusif. Di sinilah FRN hadir untuk memberikan informasi yang sebenarnya kepada masyarakat berdasarkan fakta,” katanya.

Menurut Agus, pengurus dan anggota FRN di seluruh Indonesia secara aktif berkomitmen menjaga nama baik dan marwah Korps Bhayangkara melalui pemberitaan yang profesional. Komitmen tersebut merupakan bagian dari loyalitas dan militansi organisasi sebagaimana diamanatkan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) FRN.

Ia menegaskan, meskipun memiliki komitmen mendukung terciptanya citra Polri yang positif, FRN tetap memegang teguh prinsip-prinsip jurnalistik, terutama independensi, keberimbangan, dan akurasi dalam setiap pemberitaan.

“Kami tetap menjalankan tugas sebagai jurnalis yang independen. Informasi harus disampaikan secara berimbang, proporsional, dan yang paling penting tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” tegasnya.

Agus menambahkan, sebagai media Counter Polri, FRN tidak hanya mengangkat berbagai prestasi dan keberhasilan institusi kepolisian, tetapi juga memberitakan berbagai kekurangan maupun persoalan yang terjadi di internal Polri selama didasarkan pada fakta dan data yang dapat dipertanggungjawabkan.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk kontribusi FRN dalam mendukung upaya pembenahan internal Polri agar terus bertransformasi menjadi institusi yang semakin profesional, modern, dan dipercaya masyarakat.

“Tujuan kami adalah membantu Bapak Kapolri beserta seluruh jajaran dalam melakukan pembenahan internal agar Polri semakin baik sesuai motonya, Rastra Sewakottama, yang berarti Pelayan Utama Bangsa dan merupakan implementasi dari nilai-nilai Tri Brata sebagai pedoman hidup setiap anggota Polri,” pungkas Agus.

 

Tim Redaksi

 

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *