Pekerjaan Ulang di Jalan Takengon–Bintang, Standar Profesionalisme PT Nadya Karya (NK) Di Pertanyakan.

ADMIN
10 Okt 2026 02:43
BERITA 0 115
2 menit membaca

ACEH TENGAH, SCNews.co.id —Sabtu 10 Oktober 2026.Pemasangan box culvert di ruas Jalan Takengon–Bintang, tepatnya di Desa One-One, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah, kembali menjadi sorotan setelah box culvert yang telah terpasang dilaporkan mengalami penurunan hingga menyebabkan badan jalan turun dari elevasi semula.

PT Nadya Karya selaku pelaksana pekerjaan kini menjadi perhatian publik. Pasalnya, box culvert yang sebelumnya telah dipasang harus diangkat kembali untuk dilakukan perbaikan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pekerjaan pengangkatan ulang dilakukan pada Kamis, 8 Oktober 2026, dan dilanjutkan pada Sabtu, 10 Oktober 2026.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai perencanaan, metode pelaksanaan, serta pengawasan teknis pekerjaan. Apakah persiapan dasar, pemadatan material, dan pengendalian elevasi telah dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis?

Perusahaan besar semestinya menunjukkan kualitas kerja yang sebanding dengan reputasinya. Pekerjaan ulang bukan sekadar persoalan teknis, tetapi juga menjadi momentum evaluasi terhadap mutu konstruksi, efisiensi waktu, dan keselamatan pengguna jalan.

Masyarakat berharap pihak pelaksana segera menyelesaikan pekerjaan dengan standar yang semestinya serta memastikan lokasi aman dilalui. Pihak terkait juga diharapkan melakukan pemeriksaan teknis agar persoalan serupa tidak kembali terjadi.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari PT Nadya Karya mengenai penyebab penurunan box culvert dan langkah perbaikan yang dilakukan. SCNews.co.id membuka ruang bagi pihak perusahaan untuk memberikan klarifikasi.

Publik tidak hanya menunggu pekerjaan selesai, tetapi juga menuntut hasil yang bermutu, aman, dan dapat dipertanggungjawabkan.

 

Yusra Efendi

 

 

 

 

 

 

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *