
Takengon , SCNews.co.id — Sabtu, 3 Januari 2026.Masyarakat Desa Termiara, Kecamatan Rusip Antara, Kabupaten Aceh Tengah, mengeluhkan kondisi akses jalan desa yang hingga kini belum juga dapat dilalui secara normal. Kerusakan parah akibat banjir dan longsor yang terjadi beberapa waktu lalu membuat aktivitas warga lumpuh dan hasil bumi sulit dikeluarkan dari desa.
Kondisi tersebut berdampak besar pada kehidupan sehari-hari masyarakat. Selain menghambat mobilitas, warga juga kesulitan membawa hasil pertanian untuk dijual ke luar desa. Hingga saat ini, belum terlihat adanya penanganan serius dari pihak terkait.
Salah satu aparat desa, Hamdan, menyampaikan bahwa belum ada bantuan alat berat yang diturunkan untuk memperbaiki jalan desa tersebut.
“Sampai sekarang belum ada alat berat yang turun ke desa kami. Selama ini kami hanya memperbaiki jalan dengan alat seadanya, itu pun sekadar agar bisa dilalui kendaraan roda dua. Namun tetap sangat sulit karena masih banyak kayu dan batu besar yang tidak bisa kami pindahkan,” ungkap Hamdan.
Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan dengan mengirimkan alat berat untuk membuka kembali akses jalan utama desa. Mereka ingin dapat kembali beraktivitas seperti biasa dan mengeluarkan hasil bumi tanpa hambatan.
“Kami hanya ingin jalan bisa kembali normal agar kehidupan ekonomi masyarakat bisa berjalan lagi,” ujar salah seorang warga.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat Desa Termiara masih menunggu perhatian dan tindakan nyata dari pemerintah terkait.
(IKO)
Tidak ada komentar