Tragis! Dua Mahasiswa Ditemukan Tewas dalam Mobil Menyala di Pidie Jaya

ADMIN
24 Mar 2026 06:50
PERISTIWA 0 138
2 menit membaca

Pidie Jaya,SCNews.co.id -Dua orang mahasiswa ditemukan tewas di dalam sebuah mobil Honda Jazz di Jalan Rel Lama, Gampong Keude Luengputu, Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya, pada Selasa (24/03/2026) dini hari.

Kedua korban yang tidak bernyawa itu diketahui bernama Misbahuddin (24 tahun) asal Bireuen dan Husnaini Syahada (25 tahun) asal Bener Meriah.

Berdasarkan keterangan pihak berwenang dan warga setempat, mobil yang dikendarai korban sudah terparkir di lokasi tersebut sejak pukul 16.00 WIB. Awalnya warga tidak merasa curiga karena suasana masih masa libur Lebaran, dan diduga para korban adalah pemudik yang sedang beristirahat sejenak karena kelelahan.

Namun, hingga pukul 23.55 WIB, mobil tersebut masih berada di tempat yang sama dengan kondisi mesin yang terus menyala. Rasa curiga warga pun muncul. Sekelompok pemuda kemudian mendekati mobil tersebut, memanggil-manggil, namun tidak ada respon dari dalam.

Laporan pun segera disampaikan ke Polsek Bandar Baru pada pukul 00.05 WIB. Personil polisi yang datang bersama warga akhirnya memecahkan kaca mobil untuk mengecek kondisi di dalam dan menemukan kedua korban sudah tidak bernyawa. Tim medis dari Puskesmas Bandar Baru yang datang langsung memastikan kedua korban telah meninggal dunia.

Sementara ini, dugaan sementara yang kuat menyebutkan bahwa korban tewas akibat menghidupkan mesin dan AC mobil dalam keadaan tertutup rapat tanpa celah udara sedikitpun, dugaan penyebab kematian karena keracunan karbon monooksida.

Korban diduga berniat beristirahat sejenak untuk mengatasi rasa kantuk, namun kelalaian dalam tidak memberikan sirkulasi udara menjadi fatal.

Ini adalah peringatan keras bagi semua pengendara: Menghidupkan AC mobil saat mesin menyala dan parkir dalam waktu lama dengan kaca tertutup rapat sangat berbahaya dan bisa mematikan.

Saat mesin mobil menyala, kendaraan menghasilkan gas buang berupa Karbon Monoksida (CO). Jika mobil berada di ruang tertutup atau sirkulasi udara buruk, gas beracun ini bisa merembes masuk ke dalam kabin.

 

(SR)

 

 

 

 

 

 

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *