
Aceh Tengah,SCNews.co.id — Pasca ditemukannya remaja berinisial LI (16) oleh jajaran Satreskrim Polres Aceh Tengah, penyidik kini terus mendalami motif di balik peristiwa hilangnya korban selama tiga hari tersebut.

Kapolres Aceh Tengah, AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa selain memeriksa korban, pihak kepolisian juga tengah mengintensifkan pemeriksaan terhadap pria berinisial DRM (27) yang diamankan bersama korban saat ditemukan.
“Pemeriksaan masih berlangsung, baik terhadap korban maupun pria yang bersama korban. Kami ingin memastikan secara utuh kronologi kejadian, termasuk dugaan keterlibatan pihak lain jika ada,” ujar Kapolres.
Informasi awal yang dihimpun menyebutkan bahwa korban diduga pergi bersama pria tersebut tanpa sepengetahuan keluarga. Namun demikian, kepolisian menegaskan bahwa seluruh informasi masih dalam tahap pendalaman dan belum dapat disimpulkan secara resmi.

Untuk memastikan perlindungan terhadap korban yang masih di bawah umur, penanganan kasus ini juga melibatkan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Aceh Tengah. Pendekatan yang digunakan tidak hanya aspek hukum, tetapi juga mempertimbangkan kondisi psikologis korban.
Sementara itu, pihak keluarga korban telah bertemu langsung dengan LI di Mapolres Aceh Tengah. Suasana haru menyelimuti pertemuan tersebut, mengingat sebelumnya keluarga sempat diliputi kecemasan mendalam atas hilangnya sang anak.
Di sisi lain, kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi di media sosial, guna menghindari kesimpangsiuran serta menjaga privasi korban yang masih di bawah umur.
Kasus ini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum, terutama dalam memastikan perlindungan anak serta mencegah potensi pelanggaran hukum yang dapat merugikan korban. Hingga saat ini, proses penyelidikan masih terus berlangsung.
Riil
Tidak ada komentar