
Takengon, SCNews.co.id — Jum’at 17 Apri 2026.Warga Desa Dusun Kala Weh Ilang, Kecamatan Batu Lintang, Kabupaten Aceh Tengah, mengeluhkan kondisi jalan utama yang rusak parah dan tak pernah mendapat perhatian serius dari pemerintah .
Jalan sepanjang kurang lebih delapan kilometer yang menjadi satu-satunya akses penghubung menuju desa induk Weh Ilang itu kini dalam kondisi memprihatinkan.
Kerusakan yang terjadi tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi dan pendidikan masyarakat setempat.
Sedikitnya 200 kepala keluarga (KK) yang menetap di Dusun Kala Weh Ilang menggantungkan aktivitas harian mereka pada jalan tersebut.

Mulai dari mengangkut hasil pertanian hingga mengantar anak-anak ke sekolah, semuanya harus melalui jalur yang dipenuhi lumpur dan debu, terutama saat musim hujan dan kemarau.
Tokoh masyarakat setempat, Ginting, menyampaikan bahwa sejak tahun 2014 jalan tersebut tidak pernah tersentuh pembangunan maupun perbaikan dari pemerintah daerah. Kondisinya bahkan semakin memburuk pasca terjadinya bencana yang turut merusak badan jalan.
“Kami berharap kepada Bupati Aceh Tengah dan dinas terkait agar segera memperhatikan kondisi ini. Setiap pagi kami harus mengantar anak-anak sekolah melewati jalan sepanjang delapan kilometer. Sangat miris, seragam putih dan sepatu yang mereka pakai berubah menjadi cokelat akibat lumpur dan debu di sepanjang perjalanan,” ungkap Ginting.
Selain itu, ia juga menyoroti dampak ekonomi yang dirasakan warga. Jalan yang rusak parah di beberapa titik hanya dapat dilalui kendaraan jenis double gardan (4×4), sehingga menyulitkan petani dalam mendistribusikan hasil panen mereka.

“Kondisi ini secara tidak langsung menurunkan nilai jual hasil pertanian kami karena sulitnya akses transportasi. Biaya angkut menjadi lebih tinggi, sementara hasil yang didapat tidak sebanding,” tambahnya.
Warga berharap pemerintah Kabupaten Aceh Tengah segera turun tangan untuk melakukan perbaikan jalan tersebut, mengingat fungsinya yang vital bagi kehidupan masyarakat Kala Weh Ilang.
Tanpa perbaikan yang nyata, keterisolasian wilayah ini dikhawatirkan akan semakin memperparah kondisi sosial dan ekonomi masyarakat setempat.
Yusra Efendi
Tidak ada komentar