Buntut deadlock pemilihan Ketua Karang Taruna Aceh Tengah Kec. Kute Panang dan Bebesen buka suara

ADMIN
7 Okt 2026 11:31
BERITA 0 59
2 menit membaca

Takengon,SCNews.co.id – 07 Oktober 2026,Pemilihan Karang Taruna Kabupaten Aceh Tengah dijadwalkan pada 07 Oktober 2025 oleh panitia di Gedung Ummi pendopo Aceh Tengah

Pembukaan kegiatan Temu Karya Karang Taruna Aceh Tengah dilaksanakan dengan khidmat dihadiri oleh beberapa SKPK serta tamu undangan dari berbagai elemen organisasi kepemudaan.

Saparuda. IB salah satu peserta Temu Karya Karang Taruna Aceh Tengah mengungkap kekecewaannya terhadap Karang Taruna Provinsi karna ia menilai pihak provinsi Aceh telah memperkosa hak kami selaku wadah kepemudaan yang ada di kabupaten Aceh Tengah.

Memang saya sudah menduga akan hal ini terjadi, dikuatkan sebelum persidangan dimulai Karang Taruna Provinsi melakukan beberapa kesepakatan dengan Bakal Calon Ketua Karang Taruna Aceh Tengah.

Satu kesepakatan yang kami kantongi adalah setiap peserta dianggap sah dan legal jika mampu membuktikan SK dan Mandat dari Kecamatan setelah melakukan verifikasi oleh pihak panitia.

Namun miris kesepakatan ini tiba tiba di khianati oleh pimpinan sidang seolah pimpinan sidang dari Provinsi itu tidak mengingikan adanya Karang Taruna atau Wadah kepemudaan di Aceh Tengah.

Karang Taruna ini adalah milik kita sebagai pemuda Takengon bukan milik nenek moyang Karang Taruna Provinsi tuturnya.

Disamping itu Teguh Afdhala perwakilan dari Kecamatan Bebesen membeberkan hal yang ia alami selama jalanya verifikasi berkas.

Ia menyebut karang Taruna Provinsi tidak memiliki kredibilitas serta menganggap tidak profesional nya beliau sebagai pimpinan sidang.

Seharusnya verifikasi dilakukan sesuai dengan kesepakatan namun pimpinan sidang seolah enggan melakukan verifikasi itu sehingga kami menilai adanya intervensi serta akan menguntungkan salah satu bakal calon ketua Karang Taruna Kabupaten Aceh Tengah.

Dan sangat disayangkan ketika hasil forum karang taruna aceh tengah di karatekerkan, ini adalah preseden buruk terhadap kepengurusan karang taruna provinsi.

Ini menjadi pembelajaran bagi kita bersama, bahwa organisasi akan menjadi maju dan besar jika dipimpin oleh orang yang kompeten.

 

Redaksi

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *