Antusias Belajar di UI, Ratusan Kepala Desa Ikuti Program Kades Masuk Kampus

ADMIN
1 Jul 2026 09:18
NASIONAL 0 33
3 menit membaca

Depok,SCNews.co.id-Semangat belajar terlihat dari ratusan kepala desa yang mengikuti Program Kepala Desa Masuk Kampus Angkatan I di Universitas Indonesia (UI), Depok. Selama empat hari, para peserta mengikuti pembelajaran secara penuh layaknya mahasiswa, mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB, dengan materi yang disampaikan oleh akademisi, praktisi, dan pejabat pemerintah.

 

Program yang berlangsung pada 29 Juni–2 Juli 2026 ini merupakan hasil kolaborasi Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri dengan Universitas Indonesia. Sebanyak 434 kepala desa dari berbagai provinsi mengikuti angkatan pertama sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas aparatur pemerintahan desa.

 

Sejak hari pertama, suasana kelas berlangsung dinamis. Para kepala desa tampak serius menyimak setiap materi, aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, hingga mencatat berbagai gagasan yang dinilai dapat diterapkan di desa masing-masing. Beragam topik strategis dibahas, mulai dari kepemimpinan, tata kelola pemerintahan desa, transformasi digital, komunikasi publik, inovasi pelayanan, hingga pengembangan ekonomi desa.

 

Salah satu peserta, Kepala Desa Krandegan, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, Dwinanto, S.E., menilai program tersebut menjadi pengalaman belajar yang sangat berharga bagi para kepala desa.

 

“Kami benar-benar merasakan suasana belajar di kampus. Materi yang disampaikan sangat berbobot, narasumbernya kompeten, dan pembelajarannya berlangsung intensif dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Ini menjadi kesempatan yang sangat berharga bagi kami untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kapasitas sebagai kepala desa,” ujar Dwinanto.

 

Menurut Dwinanto, materi yang diterima tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga membuka perspektif baru mengenai pentingnya kepemimpinan yang adaptif, tata kelola pemerintahan yang profesional, serta pemanfaatan teknologi dan inovasi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

 

“Program ini membuktikan bahwa kepala desa juga harus terus belajar. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak kepala desa di Indonesia yang memperoleh kesempatan meningkatkan kompetensi. Ilmu yang kami peroleh akan kami implementasikan untuk mempercepat kemajuan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

 

Program Kepala Desa Masuk Kampus dirancang tidak berhenti pada Angkatan I. Kementerian Dalam Negeri telah menyiapkan Angkatan II untuk memberikan kesempatan kepada lebih banyak kepala desa mengikuti pembelajaran serupa. Langkah ini diharapkan mampu memperluas penguatan kapasitas aparatur desa sekaligus mendorong lahirnya pemimpin-pemimpin desa yang inovatif, profesional, dan siap menjawab tantangan pembangunan di masa depan.

 

Melalui kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi, Program Kepala Desa Masuk Kampus diharapkan menjadi investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia pemerintahan desa. Bekal ilmu, pengalaman, dan jejaring yang diperoleh selama mengikuti program diharapkan dapat diterjemahkan menjadi kebijakan dan inovasi yang berdampak nyata bagi kemajuan desa serta kesejahteraan masyarakat.

 

Redaksi

 

 

 

 

 

 

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *