CEO PT Rumah Tani Nusantara Sebut Kentang Gayo Mampu Saingi Kualitas Terbaik Nasional”

ADMIN
7 Mei 2026 07:05
DAERAH 0 45
2 menit membaca

Takengon,SCNews.co.id – Komoditas hortikultura dari dataran tinggi Gayo, Kabupaten Aceh Tengah, dinilai memiliki kualitas yang mampu bersaing dengan produk unggulan dari daerah lain di Indonesia, termasuk kentang asal Dieng.

Hal ini sejalan dengan meningkatnya penyerapan pasar terhadap komoditas asal daerah tersebut dalam satu semester terakhir.

CEO PT Rumah Tani Nusantara, Bahtiar, menyatakan bahwa kualitas kentang Gayo kini berada pada level yang sebanding dengan sentra penghasil kentang utama di Indonesia.

Sebelumnya, kentang asal Sumatra sering kali dikategorikan dalam kualitas Grade B di bawah kentang Dieng Jawa Tengah, yang terkenal sebagai daerah penghasil kentang terbanyak dan terbaik di Indonesia.

“Setelah dilakukan upaya re-branding dan perbaikan standar pengemasan (packing), produk kita kini bisa bersaing di Pulau Jawa.

Hal ini memberikan nilai tambah yang signifikan bagi petani lokal,” ujar Ceo Rumah Tani Nusantara, Bahtiar, dalam acara pelepasan komoditas di Pendere Saril, Aceh Tengah, Rabu (6/5/2026).

Berkat jaringan kerja sama dengan PT Rumah Tani Nusantara pengiriman komoditas hasil pertanian masyarakat Aceh Tengah dan Bener Meriah menunjukkan capaian gemilang sejak November 2025 hingga Mei 2026.

Untuk komoditas kentang, tercatat sebanyak 400 ton telah dikirimkan dan di pasarkan oleh PT rumah Tani Nusantara.

Secara kumulatif, total komoditas pertanian yang diserap dari wilayah ini mencapai 1.200 ton dalam periode Desember 2025 hingga Mei 2026.

Pada kegiatan yang berlangsung Rabu Sore tersebut, pihak Rumah Tani Nusantara kembali melepas pengiriman sebanyak 45 ton logistik yang terdiri dari 40 ton alpukat dan 10 ton kentang

Selain kentang, Bahtiar mengatakan cabai asal Takengon dinilai memiliki kualitas unggul yang mampu bersaing di pasar Pulau Jawa maupun tingkat nasional.

Bahtiar mengungkapkan, Berkat masuknya pasokan cabai dari Aceh Tengah dan Bener Meriah, stabilitas harga cabai bahkan di ibukota berhasil terjaga pada momentum Natal kemarin.

Rumah Tani Nusantara berharap dapat terus meningkatkan volume serapan dari petani lokal.

Hal ini menjadi komitmen penting mengingat pengiriman sempat terkendala pascabencana beberapa waktu lalu.

Pada 2026, peningkatan serapan diharapkan dapat menjadi katalisator dalam mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat.

 

Redaksi

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *