Pemasangan Box Culvert di Jalan Takengon–Bintang Warga Kwatirkan Keselamatan Warga Setempat Dan Pengguna Jalan.

ADMIN
28 Sep 2026 03:54
BERITA 0 71
2 menit membaca

ACEH TENGAH,SCNews.co.id — Pekerjaan pemasangan gorong-gorong drainase di ruas Jalan Takengon–Bintang, tepatnya di kawasan Desa One-One, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah, mendapat perhatian dari masyarakat setempat.

Pekerjaan yang dilakukan oleh PT Nadya Karya tersebut mulai dikerjakan pada Sabtu malam, 25 September 2026. Dalam prosesnya, akses jalan sempat ditutup atau diblokir selama kurang lebih lima jam guna mendukung pelaksanaan pemasangan box culvert.

Setelah box culvert dipasang sedikitnya ada 6 box, aktivitas pekerjaan kemudian dihentikan dan di lanjutkan pada hari senin 28 september hari ini.

Namun, hingga pekerjaan kembali dilanjutkan, kondisi lokasi masih menyisakan material tanah, permukaan jalan yang tidak rata serta kubangan di sekitar area pekerjaan.

Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu kenyamanan sekaligus keselamatan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor yang melintas di kawasan tersebut.

Warga juga menyoroti minimnya tanda pengaman di sekitar lokasi pekerjaan. Tidak terlihat adanya pita peringatan atau penanda yang cukup jelas untuk memberi informasi kepada pengendara bahwa terdapat aktivitas pekerjaan konstruksi di badan jalan.

“Yang kami khawatirkan adalah pengguna jalan tidak mengetahui kondisi jalan di lokasi pekerjaan, apalagi pada malam hari. Jangan sampai ada yang terjatuh atau mengalami kecelakaan,” ujar salah seorang warga yang meminta agar kondisi tersebut segera ditangani.

Menurut warga, pekerjaan pembangunan infrastruktur tentu dibutuhkan untuk memperbaiki sistem drainase dan kondisi jalan. Namun, aspek keselamatan pengguna jalan juga dinilai perlu menjadi perhatian selama pekerjaan berlangsung.

Masyarakat berharap pihak pelaksana segera merapikan lokasi pekerjaan, memasang rambu atau tanda pengaman yang memadai, serta menyelesaikan pekerjaan agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat yang menggunakan jalur Takengon–Bintang.

“Kalau memang pekerjaannya belum bisa diselesaikan dalam satu waktu, setidaknya lokasi harus dibuat aman bagi pengguna jalan. Harus ada penanda yang jelas, terutama pada malam hari,” kata warga.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak PT Nadya Karya terkait alasan penghentian sementara pekerjaan maupun target penyelesaian pemasangan box culvert tersebut.

Masyarakat berharap pekerjaan dapat segera dilanjutkan dan diselesaikan sehingga fungsi drainase dapat berjalan sebagaimana mestinya tanpa menimbulkan gangguan maupun risiko bagi pengguna jalan.

Melihat hal tersebut masyarakat setempat khawatir dan meminta kepada pihak perusahaan untuk sesegera mungkin menyelesaikan pekerjaan tersebut demi menghindari hal hal yang tak di inginkan.

 

Yusra Efendi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *