
Nagan Raya,SCNews.co.id – Spanduk penolakan tambang bertuliskan “Beutong Bukan Tanah Kosong, Tolak Tambang” muncul di Bundaran Langkak, jalur lintas nasional Meulaboh-Tapaktuan, Kabupaten Nagan Raya, Jum’at (29/5/2026) dini hari.
Spanduk berwarna putih dengan tulisan merah tersebut dipasang di bundaran yang berada di salah satu titik strategis jalur nasional penghubung pantai barat selatan Aceh.
Kemunculan spanduk itu diduga menjadi bagian dari gelombang protes masyarakat terhadap penerbitan izin usaha pertambangan (IUP) di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang yang dalam beberapa hari terakhir terus memicu penolakan warga.
Dalam foto yang beredar, spanduk dipasang tepat di bawah baliho besar di kawasan bundaran dan terlihat jelas oleh pengguna jalan yang melintas di jalur nasional Meulaboh-Tapaktuan.
Tulisan “Beutong Bukan Tanah Kosong” dinilai sebagai pesan simbolik bahwa kawasan Beutong Ateuh bukan sekadar wilayah yang dapat dieksploitasi untuk kepentingan tambang, melainkan ruang hidup masyarakat yang memiliki nilai sejarah, budaya, dan lingkungan.
(SR)
Tidak ada komentar