
TAKENGON, SCNews.co.id – 13 September 2026.Hujan dengan intensitas cukup tinggi yang mengguyur Kabupaten Aceh Tengah dalam dua hari terakhir mulai menimbulkan sejumlah dampak. Banjir, luapan sungai hingga tanah longsor dilaporkan terjadi di beberapa wilayah.

Salah satu kejadian terjadi di Desa Kuyun Uken, Kecamatan Celala, di mana debit air sungai meningkat dan meluap ke sejumlah kawasan. Kondisi tersebut turut terpantau melalui unggahan akun Instagram Destinasi Gayo.
Bencana longsor juga dilaporkan terjadi di Desa Sanehen, Kecamatan Silih Nara. Peristiwa tersebut bahkan mengakibatkan seorang anak berusia belasan tahun meninggal dunia.
Sementara di wilayah Pedemun,tepatnya di Dusun Angkip Kecamatan Lut Tawar, derasnya aliran air dilaporkan nyaris berdampak terhadap proyek pembangunan jaringan irigasi yang sedang berlangsung.

Hal serupa juga terjadi, longsor kembali terjadi di kawasan Pagar Merah, Desa Toeren kecamatan Lut Tawar. Material longsoran dilaporkan sempat menutup sebagian badan jalan sehingga menghambat akses masyarakat yang melintas dari arah Takengon menuju Bintang maupun sebaliknya.
Rangkaian kejadian tersebut menjadi peringatan bagi masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan longsor dan bantaran sungai, untuk meningkatkan kewaspadaan seiring memasuki musim penghujan.

Kondisi geografis Aceh Tengah yang didominasi kawasan perbukitan membuat sejumlah wilayah memiliki tingkat kerawanan terhadap longsor, banjir, maupun pohon tumbang ketika hujan berlangsung dengan intensitas tinggi.

Masyarakat diimbau untuk berhati-hati saat melakukan perjalanan, terutama melintasi kawasan yang memiliki tebing dan badan jalan rawan longsor. Pemerintah daerah bersama instansi terkait juga diharapkan terus melakukan pemantauan terhadap titik-titik rawan guna mengantisipasi kemungkinan bencana susulan.
SCNews.co.id
Tidak ada komentar