
Subulussalam, SCNews.co.id – Persaingan menuju Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Golkar Kota Subulussalam mulai memanas. Bursa calon Ketua DPD II Partai Golkar semakin mengerucut setelah nama Irwan Faisal, SH disebut-sebut berhasil mengantongi dukungan mayoritas pemilik hak suara, sehingga posisinya kini dinilai sebagai salah satu kandidat terkuat untuk memimpin partai berlambang pohon beringin di Kota Subulussalam.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari sejumlah sumber internal partai, Irwan Faisal telah mendapat dukungan dari sedikitnya enam pemilik hak suara dari total sepuluh hak suara yang akan menentukan arah kepemimpinan Partai Golkar Kota Subulussalam dalam Musda mendatang.
Dukungan tersebut dikabarkan berasal dari empat Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar, yakni PK Penanggalan, PK Longkib, PK Sultan Daulat, dan PK Rundeng. Selain itu, dukungan juga datang dari Dewan Pertimbangan Partai Golkar Kota Subulussalam serta salah satu organisasi yang didirikan Partai Golkar, sehingga secara matematis Irwan Faisal telah menguasai lebih dari separuh jumlah pemilik hak suara.
Sejumlah pendukung menilai pencalonan Irwan Faisal telah sesuai dengan ketentuan organisasi. Mereka mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Golkar, Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) Musyawarah Daerah, serta pedoman pelaksanaan Musda Kabupaten/Kota yang diterbitkan DPD I Partai Golkar Aceh. Menurut mereka, regulasi tersebut tidak mengatur pembatasan secara khusus mengenai mekanisme pengusulan calon ketua, sehingga proses dukungan terhadap Irwan Faisal dinilai sah dan memenuhi ketentuan organisasi.
Irwan Faisal sendiri bukan sosok baru di lingkungan Partai Golkar. Saat ini ia menjabat sebagai Ketua DPD II AMPI Kota Subulussalam, organisasi kemasyarakatan yang didirikan Partai Golkar. Pengalaman memimpin organisasi kepemudaan tersebut dinilai menjadi modal politik yang cukup kuat dalam membangun konsolidasi partai hingga ke tingkat kecamatan.
Dengan dukungan mayoritas yang telah diklaim, peluang Irwan Faisal untuk memenuhi syarat pencalonan sekaligus memenangkan kontestasi Musda V dinilai semakin terbuka. Meski demikian, proses Musda masih akan ditentukan melalui mekanisme organisasi dan keputusan para pemilik hak suara pada forum resmi nantinya.
Musda V Partai Golkar Kota Subulussalam diperkirakan berlangsung kompetitif. Forum tersebut akan menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan DPD II Partai Golkar Kota Subulussalam untuk menghadapi berbagai agenda politik ke depan, termasuk konsolidasi organisasi dan persiapan menghadapi kontestasi politik di daerah.
Redaksi
Tidak ada komentar