Tuntut Hunian Tetap, Formasket Geruduk DPRK—Sikap Anggota Dewan Diduga Bikin Massa Murka

ADMIN
20 Agu 2026 05:39
PERISTIWA 0 82
2 menit membaca

Takengon, SCNews.co.id – Aksi Forum Masyarakat Ketol (Formasket) di Gedung DPRK Aceh Tengah, Kamis (20/8/2026), memanas saat para pendemo menyampaikan aspirasi kepada delegasi DPRK Aceh Tengah.

Situasi sempat diwarnai kericuhan ketika terjadi ketegangan antara massa aksi dengan salah seorang anggota DPRK Aceh Tengah, Fauzan, dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan, suasana mulai memanas saat massa Formasket menyampaikan tuntutan terkait kepastian relokasi warga Kampung Serempah, Kecamatan Ketol, yang hingga kini masih menunggu hunian tetap pascabencana.

Ketegangan tersebut diduga dipicu oleh gerakan dan sikap yang dinilai kasar dari Fauzan saat berhadapan dengan massa aksi. Kondisi itu kemudian memancing reaksi sejumlah peserta aksi dan membuat suasana audiensi menjadi tegang hingga terjadi gesekan.

Sejumlah pendemo meminta agar penyampaian aspirasi tetap dilakukan secara terbuka dan tanpa tindakan yang dapat memperkeruh situasi.

Sebelumnya, Formasket mendatangi DPRK Aceh Tengah untuk menagih kepastian pemerintah daerah terkait relokasi warga Kampung Serempah. Mereka meminta Pemkab Aceh Tengah tidak lagi sebatas menyampaikan rencana, tetapi memberikan kepastian mengenai jadwal pembangunan hingga hunian tetap dapat ditempati warga.

Penanggung jawab aksi, Sutrisno, juga sebelumnya menegaskan bahwa masyarakat telah dijadwalkan bertemu dengan Bupati Aceh Tengah Haili Yoga.

“Kami hari ini sudah janji bertemu bupati. Kami butuh kepastian sekarang,” tegas Sutrisno.

Massa juga mempertanyakan bantuan bagi warga terdampak yang disebut belum seluruhnya diterima. Mereka meminta pemerintah membuka secara transparan bantuan apa saja yang telah disalurkan dan bantuan mana yang masih tertunda.

Formasket menilai persoalan warga Kampung Serempah tidak dapat terus dibiarkan berlarut-larut. Bagi mereka, masyarakat yang telah lama menempati hunian sementara membutuhkan kepastian tempat tinggal permanen.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di Gedung DPRK Aceh Tengah masih menjadi perhatian. Massa Formasket tetap menunggu penjelasan dan komitmen pemerintah daerah terkait relokasi warga Kampung Serempah.

SCNews.co.id masih berupaya memperoleh keterangan dari Fauzan maupun pihak DPRK Aceh Tengah mengenai dugaan sikap dan gerakan kasar yang disebut menjadi pemicu ketegangan dalam aksi tersebut.

Yusra Efendi

 

 

 

 

 

 

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *