Satu Tahun Kepemimpinan Haili Yoga-Wakil Bupati, Dialog Interaktif Jadi Ajang Uji Janji: Pemerintah Klaim Perubahan Mulai Terasa

ADMIN
14 Feb 2026 06:49
PEMERINTAH 0 43
4 menit membaca

Aceh Tengah,SCNews.co.id. – Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah menggelar Dialog Interaktif Satu Tahun Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tengah yang dirangkaikan dengan silaturahmi bersama insan pers, Sabtu (14/02/2026), di Pendopo Bupati Aceh Tengah.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Aceh Tengah Haili Yoga, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, perwakilan LSM, tokoh masyarakat, serta wartawan media cetak, online, dan televisi.

Forum dialog berlangsung terbuka dengan sejumlah pertanyaan kritis dari kalangan pers terkait capaian nyata satu tahun pemerintahan, khususnya menyangkut indikator kesejahteraan masyarakat, efektivitas pelayanan publik, serta evaluasi program pemerintah daerah.

Dalam forum tersebut, pertanyaan mengenai indikator objektif peningkatan kesejahteraan masyarakat menjadi salah satu isu utama. Menjawab hal itu, Bupati Aceh Tengah menyampaikan bahwa perubahan tidak hanya diukur dari laporan administrasi, tetapi juga dari perbaikan disiplin aparatur dan kualitas pelayanan publik.

Menurutnya, saat ini disiplin kerja aparatur mulai menunjukkan perubahan, termasuk efektivitas jam kerja para camat yang dinilai berdampak langsung terhadap pelayanan masyarakat di tingkat kecamatan.

“Perubahan yang kita dorong dimulai dari disiplin aparatur. Jika camat, OPD, hingga pelayanan dasar berjalan efektif, maka masyarakat akan langsung merasakan manfaatnya,” ujar Haili Yoga.

Pelayanan Sosial dan Respons Cepat Pemerintah, Bupati juga menyinggung peran Baitul Mal dalam membantu masyarakat, khususnya warga yang mengalami kondisi darurat seperti sakit dan membutuhkan bantuan segera.

Ia menegaskan bahwa pelayanan bantuan sosial tidak dibatasi oleh waktu selama masyarakat benar-benar membutuhkan. Pemerintah bahkan membuka ruang pengaduan apabila masih ditemukan pelayanan yang belum tertib di lapangan.

“Jika masih ada pelayanan yang belum berjalan baik, silakan dilaporkan. Kita ingin pelayanan benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Kebijakan Harus Sampai ke Kampung, Menjawab pertanyaan mengenai efektivitas kebijakan hingga tingkat desa, pemerintah mengklaim telah melakukan berbagai langkah konkret, termasuk membantu masyarakat dalam penyelesaian administrasi kependudukan dan persoalan pengurusan surat tanah yang sebelumnya kerap menjadi kendala.

Pemerintah daerah, kata Bupati, berupaya memastikan kebijakan tidak berhenti pada laporan administratif semata, tetapi benar-benar hadir dalam penyelesaian masalah masyarakat di lapangan.

Dalam dialog tersebut, turut disinggung kemungkinan adanya program yang realisasinya belum maksimal selama satu tahun berjalan. Pemerintah menyatakan evaluasi internal terus dilakukan melalui penguatan koordinasi OPD dan peningkatan pengawasan pelaksanaan program.

Langkah evaluasi ini disebut sebagai bagian dari mekanisme perbaikan berkelanjutan agar penggunaan anggaran daerah lebih efektif dan tepat sasaran.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah juga menegaskan bahwa keberhasilan program prioritas sangat bergantung pada disiplin aparatur di semua lini, mulai dari OPD, camat, hingga layanan dasar seperti puskesmas dan pemerintahan kampung.

Dengan penguatan sistem pelayanan tersebut, pemerintah menargetkan dampak program dapat dirasakan secara merata hingga tingkat desa dalam periode kepemimpinan berikutnya.

Memasuki tahun kedua kepemimpinan, Bupati menyebut salah satu fokus utama pemerintah adalah memastikan seluruh masyarakat memiliki dokumen kependudukan, terutama Kartu Tanda Penduduk (KTP), sebagai dasar akses terhadap layanan publik dan program sosial pemerintah.

Selain itu, pembangunan berbasis nilai keislaman juga disebut tetap menjadi arah kebijakan daerah.

“Program kependudukan menjadi prioritas. Kita ingin seluruh warga sudah memiliki identitas resmi agar hak-hak pelayanan bisa diterima secara maksimal,” katanya.

Pesan untuk Masyarakat dan Peran Pers, Dalam kesempatan tersebut, Haili Yoga juga menyampaikan pesan kepada masyarakat yang mungkin belum merasakan langsung hasil pembangunan selama satu tahun terakhir. Ia meminta masyarakat tetap memberikan masukan dan kritik konstruktif sebagai bagian dari proses pembangunan daerah.

Bupati turut menekankan pentingnya peran media sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi yang objektif kepada publik.

“Media harus bergerak bersama membangun daerah melalui informasi yang berimbang dan edukatif,” ujarnya.

Dialog interaktif ini dinilai menjadi ruang evaluasi terbuka antara pemerintah dan masyarakat melalui peran pers. Sejumlah peserta berharap forum serupa dapat terus dilakukan secara berkala agar transparansi, akuntabilitas, dan komunikasi publik tetap terjaga.

Kegiatan berlangsung dalam suasana dialogis dan menjadi momentum refleksi satu tahun perjalanan pemerintahan Kabupaten Aceh Tengah menuju pelayanan publik yang lebih responsif dan inklusif

 

Yusra Efendi

 

 

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *