
Takengon, SCNews.co.id — Kamis, 16 April 2026. Pembangunan jembatan penghubung antara Desa Arul Pertik dan Desa Mekar Maju, Kecamatan Rusip Antara, Kabupaten Aceh Tengah, kini telah mencapai tahap akhir. Infrastruktur vital ini segera dapat digunakan kembali oleh masyarakat setelah sebelumnya terputus akibat bencana hidrometeorologi pada 26 November 2025 lalu.
Pembangunan jembatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat setempat, serta tim relawan KITA BISA. Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu mengembalikan akses transportasi dan aktivitas ekonomi warga yang sempat lumpuh.
Tim teknis relawan KITA BISA, Akmal, menjelaskan bahwa pembangunan ini dilandasi oleh rasa tanggung jawab bersama terhadap kondisi masyarakat yang terdampak.
“Ini bentuk tanggung jawab moral kita semua. Sejak jembatan lama putus akibat bencana, masyarakat kesulitan beraktivitas. Awalnya kami bersama warga hanya membangun jembatan darurat dari kayu yang hanya bisa dilalui kendaraan roda dua,” ujar Akmal saat dikonfirmasi di lokasi.
Ia menambahkan, keterbatasan akses tersebut mendorong relawan dan masyarakat untuk berinisiatif membangun jembatan permanen yang dapat dilalui kendaraan roda empat.
“Kami kemudian berinisiatif membangun jembatan yang lebih kokoh menggunakan rangka besi.
Untuk material, sebagian seperti besi H kami manfaatkan dari bahan lama, sementara plat besi, semen, pasir, dan timbunan dibeli dari donasi rekan-rekan relawan. Alat berat difasilitasi oleh pemerintah, sedangkan tenaga kerja dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat,” jelasnya.
Kehadiran jembatan ini disambut penuh rasa syukur oleh warga setempat. Mereka mengaku sangat terbantu dengan adanya dukungan dari relawan dan pemerintah dalam memulihkan akses antar desa yang selama ini menjadi urat nadi aktivitas sehari-hari.
Dengan hampir rampungnya pembangunan jembatan tersebut, masyarakat Desa Arul Pertik dan Mekar Maju kini menaruh harapan besar agar mobilitas dan perekonomian mereka dapat kembali normal, bahkan meningkat dibandingkan sebelumnya.
(SM)
Tidak ada komentar