
Takengon, SCNews.co.id –Senin 18 Mei 2026. Dampak bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Aceh Tengah di penghujung tahun 2025 lalu masih dirasakan hingga saat ini, khususnya di sektor pariwisata dan perhotelan.
Menurunnya jumlah wisatawan disebut berdampak langsung terhadap pendapatan pelaku usaha wisata di daerah berhawa sejuk tersebut.
Hal itu disampaikan Bram Abdurrahman, General Manager Hotel Portola Renggali, saat berbincang santai bersama SCNews.co.id di sela aktivitas kerjanya.
Ia mengungkapkan, pasca bencana, tingkat kunjungan wisatawan ke Aceh Tengah mengalami penurunan drastis. Kondisi tersebut membuat omzet hotel merosot tajam dibandingkan sebelum terjadinya bencana.
“Penurunan pendapatan sangat terasa setelah bencana hidrometeorologi di akhir tahun 2025 lalu,” ujar Bram.
Akibat sepinya pengunjung, pihak hotel bahkan terpaksa mengambil langkah berat dengan merumahkan sejumlah karyawan untuk menyesuaikan kondisi operasional.
“Sepinya pengunjung menjadi penyebab pengurangan karyawan,” tambahnya.
Menurut Bram, rusaknya akses jalan penghubung antar kabupaten menjadi salah satu faktor utama menurunnya minat wisatawan untuk datang ke Aceh Tengah.
Kondisi infrastruktur yang belum sepenuhnya pulih membuat perjalanan menuju destinasi wisata di kawasan dataran tinggi Gayo menjadi kurang nyaman.
Karena itu, ia berharap kepada pemerintah daerah, provinsi hingga pemerintah pusat dapat segera mengambil langkah cepat dalam memperbaiki akses jalan menuju Aceh Tengah demi menyelamatkan sektor pariwisata yang saat ini tengah tertekan.
“Kami berharap pemerintah dapat segera membangun dan memperbaiki jalan penghubung antar kabupaten agar akses wisata ke Aceh Tengah kembali lancar. Ini penting untuk menyelamatkan para pelaku usaha pariwisata, baik perhotelan maupun UMKM lokal,” ungkapnya.
Ia menilai, meningkatnya kembali kunjungan wisatawan tidak hanya berdampak pada pemulihan pendapatan para pengusaha, namun juga akan berpengaruh terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta membuka peluang masuknya investor baru ke Aceh Tengah.
“Jika kunjungan wisata kembali meningkat, tentu akan membantu pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan minat investor untuk hadir di Aceh Tengah,” tutup Bram.
Yusra Efendi
Tidak ada komentar