Eks Kombatan GAM Wilayah Kabupaten Bireuen Silaturahmi Serta Gelar Do’a Bersama Dan Santuni Anak Yatim

ADMIN
3 Jun 2026 08:46
BERITA 0 18
3 menit membaca

Bireuen,SCNews.co.id – Eks Kombatan GAM Wilayah Kabupaten Bireuen menglaksanakan kegiatan silaturahmi serta Do’a bersama dan santunan anak yatim. Acara ini bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan, memperkuat persatuan dan perdamaian yang telah dinikmati selama ini harus diwariskan kepada generasi muda sebagai fondasi utama untuk membangun Aceh yang lebih maju dan sejahtera. Berlangsung pukul 10.00 s.d 13.00 WIB, di Aula Caffee Cek Dun Desa Meunasah Capa Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen. Rabu, 03/06/2026.

Kegiatan silaturahmi tersebut memiliki makna yang sangat penting sebagai sarana untuk mempererat hubungan persaudaraan, memperkuat komunikasi, serta menjaga soliditas di antara sesama eks kombatan GAM dan seluruh elemen masyarakat Aceh khususnya wilayah Bireuen.

Dalam kesempatan ini Mahyeddin menjelaskan sejarah dan kiprah Eks kombatan GAM Wilayah Kabupaten Bireuen berkomitmen untuk terus menjadi bagian dari upaya menjaga Perdamaian yang telah terwujud di Aceh merupakan anugerah yang sangat berharga dan harus dijaga oleh seluruh masyarakat.

Dalam kegiatan silaturahmi, doa bersama, dan santunan anak yatim, Eks Kombatan GAM Kabupaten Bireuen menyatakan :

1. Berkomitmen menjaga dan memperkuat perdamaian Aceh demi keamanan dan kesejahteraan masyarakat.

2. Mendukung program pembangunan Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat untuk kemajuan dan kesejahteraan rakyat.

3. Mengajak seluruh masyarakat menjaga persatuan, silaturahmi, dan stabilitas sosial demi kemajuan Aceh dan Indonesia.

4. Eks kombatan GAM siap mendukung berbagai program pembangunan yang dijalankan oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah sepanjang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Tambahnya, pemberian santunan kepada anak yatim bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan wujud nyata kepedulian dan tanggung jawab sosial terhadap generasi penerus bangsa. Anak-anak yatim merupakan amanah yang harus mendapat perhatian bersama.

Melalui kegiatan ini, kita ingin menumbuhkan rasa solidaritas dan semangat berbagi, sehingga mereka dapat merasakan kasih sayang, dukungan, dan perhatian dari masyarakat serta memiliki motivasi untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Dukungan tersebut dapat diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam menjaga situasi yang kondusif, mendukung pembangunan infrastruktur, penguatan sektor ekonomi kerakyatan, peningkatan kualitas pendidikan, serta program-program sosial yang memberi manfaat langsung kepada masyarakat.

Sinergi yang baik antara masyarakat dan pemerintah akan menjadi kunci keberhasilan pembangunan di Aceh, terang Mahyeddin.

Pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat, para tokoh agama, tokoh adat, pemuda, akademisi dan pemerintah untuk terus memperkuat persatuan dan kebersamaan. Perbedaan pandangan tidak boleh menjadi alasan untuk terpecah, melainkan harus menjadi kekuatan untuk saling melengkapi dalam membangun daerah.

Dengan menjaga semangat persaudaraan, memperkuat nilai-nilai perdamaian, dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan, kita optimis Aceh akan semakin maju, aman, dan sejahtera untuk generasi sekarang maupun generasi yang akan datang.

Dengan terrjalinnya hubungan yang baik, diharapkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang semakin menguat, terutama pasca bencana banjir yang melanda wilayah Bireuen beberapa waktu lalu, dapat terus dipelihara guna mendukung kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Aceh, khususnya Kabupaten Bireuen.

 

(SR).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *