
Banda Aceh,SCNews.co.id — 4 Oktober 2026.Pengembangan pariwisata nasional dinilai perlu memberikan perhatian yang lebih seimbang antara kawasan Indonesia Timur dan Indonesia Barat. Salah satu kawasan yang dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata berkelas dunia adalah Sabang, Aceh. Sabang memiliki posisi geografis yang sangat strategis karena berada di ujung barat Indonesia dan berhadapan langsung dengan Selat Malaka, salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia.
Pengembangan Kawasan Sabang sendiri telah menjadi bagian dari mandat Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS), termasuk sektor perdagangan, investasi, transportasi, maritim dan pariwisata.BPKS sendiri mencantumkan pengembangan kawasan sebagai pusat perdagangan internasional dan pariwisata sebagai bagian dari visinya. Pengembangan destinasi wisata, layanan pelabuhan transshipment dan cruise, serta kerja sama perdagangan global juga masuk dalam arah pengembangan kawasan tersebut.

Namun, potensi pariwisata tidak akan maksimal tanpa konektivitas yang kuat.BPKS pada Februari 2026 telah menyampaikan agenda penguatan konektivitas udara dan infrastruktur strategis Sabang, termasuk pembahasan dengan Menteri PPN/Kepala Bappenas dan Direktur Utama Garuda Indonesia. BPKS menyebut konektivitas sebagai fondasi penting untuk memperkuat investasi, logistik dan pariwisata kawasan pada tingkat nasional maupun internasional.
Karena itu, pengembangan Sabang membutuhkan kerja bersama antara Kementerian Pariwisata, Kementerian Perhubungan, pemerintah Aceh, BPKS, maskapai penerbangan, operator kapal dan pelaku usaha pariwisata. Sabang Sebagai Wajah Indonesia di Barat Sabang memiliki narasi yang kuat untuk dipasarkan ke dunia: Indonesia dari titik paling barat, berada di gerbang Selat Malaka, dengan kekayaan laut, pulau, budaya dan sejarah.
Pemandangan alam, keindahan bawah laut, pulau-pulau kecil, serta narasi Sabang sebagai titik nol Indonesia, seharusnya menjadi modal penting bagi pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pariwisata, untuk menjadikan Sabang sebagai salah satu pintu masuk wisatawan mancanegara ke Indonesia.
“Jangan sampai perhatian terhadap pembangunan pariwisata hanya terkonsentrasi pada wilayah tertentu. Indonesia Barat juga mempunyai destinasi yang memiliki karakter dan posisi geografis luar biasa. Sabang bisa menjadi jembatan wisata Indonesia menuju dunia,” demikian gagasan yang berkembang terkait penguatan pariwisata Aceh.
Redaksi
Tidak ada komentar