Baitul Mal Aceh Tengah Evakuasi Mustahiq Fakir Lumpuh, Siapkan Rumah dan Modal Usaha

ADMIN
25 Agu 2026 23:36
SOCIAL 0 80
2 menit membaca

TAKENGON,SCNews.co.id — Kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu kembali ditunjukkan Baitul Mal Aceh Tengah. Selasa, 25 Agustus 2026, Baitul Mal Aceh Tengah bersama Dinas Kesehatan, BPBD, RSUD Datu Beru, Camat Pegasing beserta Muspika, Reje dan aparatur Kampung Arul Badak melakukan evakuasi serta rujukan kesehatan terhadap seorang mustahiq fakir yang mengalami kelumpuhan.

 

Mustahiq tersebut diketahui bernama Jumino, warga Dusun Mas Arba, Kampung Arul Badak, Kecamatan Pegasing, Aceh Tengah. Ia telah mengalami kelumpuhan pada kedua kakinya selama lebih dari tiga tahun setelah mengalami kecelakaan.

 

Pasca kecelakaan, Jumino sempat mendapatkan penanganan medis hingga ke rumah sakit di tingkat provinsi. Namun, keterbatasan biaya membuat pengobatan terpaksa dihentikan.

 

Kondisi tersebut kemudian membuat Jumino bersama istrinya memilih tinggal di sebuah rumah kebun milik orang lain di Dusun Mas Arba. Lokasi tempat tinggal mereka cukup terasing dari permukiman warga dan berada dalam kondisi yang dinilai tidak layak untuk dihuni.

 

Melihat kondisi tersebut, Baitul Mal Aceh Tengah mengambil langkah untuk tidak hanya memberikan bantuan kesehatan, tetapi juga membantu meningkatkan taraf hidup keluarga tersebut.

Melalui Kepala Sekretariat Baitul Mal Aceh Tengah, Majid, SE., M.A.P., Jumino beserta istrinya akan direlokasi ke rumah yang telah disiapkan Baitul Mal di Kampung Mongal.

Tidak berhenti sampai di sana, Baitul Mal juga berencana memberikan modal usaha kepada Jumino dan istrinya agar memiliki sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari secara lebih layak.

Ketua Baitul Mal Aceh Tengah, Azkia Umar, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh muzaki di Aceh Tengah yang selama ini menyalurkan zakat dan infaknya melalui Baitul Mal.

Menurutnya, dana zakat dan infak yang dipercayakan masyarakat memiliki manfaat besar ketika disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Terima kasih kepada seluruh muzaki Aceh Tengah yang telah menyalurkan zakat dan infaknya melalui Baitul Mal. Insyaallah, amanah tersebut terus kami salurkan kepada mustahiq yang membutuhkan,” ujar Azkia.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa zakat tidak hanya berfungsi sebagai bantuan sesaat, tetapi juga dapat menjadi instrumen untuk membantu masyarakat keluar dari kondisi sulit melalui layanan kesehatan, tempat tinggal yang layak, serta dukungan ekonomi.

Baitul Mal Aceh Tengah berharap upaya tersebut dapat meringankan beban Jumino dan istrinya sekaligus memberikan kesempatan bagi keluarga tersebut untuk menjalani kehidupan yang lebih layak dan mandiri.

 

Redaksi

 

 

 

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *